Selasa, 26 Mei 2026

Berita Jakarta

Sindikat Perdagangan Manusia Iringi Kedatangan Rohingya

Ada sindikat perdagangan manusia antarnegara dalam gelombang kedatangan pengungsi Rohingya ke Aceh, Indonesia selama dua bulan terakhir

Tayang:
Editor: bakri
Sindikat Perdagangan Manusia Iringi Kedatangan Rohingya - Rohingya-di-Pidie.jpg
Serambinews.com
Etnis Rohingya yang terdampar di Gampong Ujong Pie, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Senin (26/12/2022) malam.
Sindikat Perdagangan Manusia Iringi Kedatangan Rohingya - penanganan-rohingya.jpg
For Serambinews.com
Dandim Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kistiyanto, saat berdiskusi dalam acara Diseminasi Penanganan Kejahatan Lintas Negara Penyelundupan Manusia yang digelar di Aula Cut Meutia Kampus Universitas Malikussaleh Bukit Indah, Lhokseumawe,. Hadir dalam acara itu dengan pihak Ramdansyah ketua harian PPLN, Direktur HAM dan Kemanusiaan, Kemlu RI Achsanul Habib, Kombes Pol Sony Sanjaya Direskrim Polda Aceh, serta Kadiv Imigrasi Herdaus.
Sindikat Perdagangan Manusia Iringi Kedatangan Rohingya - kondisi-pengungsi-Rohingya-di-Komplek.jpg
DOK POLDA ACEH
Wakapolda Aceh Brigjen Syamsul Bahri mendampingi Tim Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) meninjau kondisi pengungsi Rohingya di Kompleks Yayasan Mina Raya, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Rabu (18/1/2023).
Sindikat Perdagangan Manusia Iringi Kedatangan Rohingya - rohingya-terdampar-di-Aceh_asal-camp-Bangladesh.jpg
SERAMBI/INDRA WIJAYA
Para pengungsi Rohingya dikumpulkan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan di UPTD Rumoh Seujahtera, Dinsos Aceh, Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Senin (9/1/2023).
Sindikat Perdagangan Manusia Iringi Kedatangan Rohingya - Rohingya-terdampar-di-Lamnga.jpg
Serambi Indonesia
Imigran Rohingya terdampar di pantai desa Kampung Baru, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (8/1/2023).

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Sidharto R Suryodipuro pada kesempatan yang sama mengatakan, Indonesia selalu mencoba mengedepankan pembahasan isu Rohingya ke negara-negara lain, terutama negara-negara di kawasan.

Yang diperlukan adalah komitmen segenap pihak di Myanmar untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga Rohingya.

“Hal ini memerlukan pendekatan yang komprehensif, terutama karena masalah Rohingya ini terkait dengan stabilitas kawasan,” kata Sidharto. (kompas.co.id)

Baca juga: Kerap Jadikan Aceh Tempat Pendaratan, Polda Gelar Rakor Penanganan Imigran Rohingya dengan Tim PPLN

Baca juga: Pusat Diminta Perjuangkan Nasib Rohingya

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved