Warung Soto Dijadikan Tempat Prostitusi, Dua PSK Siap Layani Tamu, Sekali Main Rp 70.000

Praktik prostitusi berkedok warung soto dan wedangan terjadi di Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah.

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock
ILUSTRASI 

SERAMBINEWS.COM, KLATEN - Maraknya praktik prostitusi kini semakin meresahkan masyarakat.

Kali ini terbongkar ada warung makan soto yang dijadikan tempat prostitusi terselubung.

Di warung tersebut ada dua PSK yang melayani para hidung belang.

Rata-rata para pelanggan PSK tersebut pria yang sudah berumur.

Praktik prostitusi berkedok warung soto dan wedangan terjadi di Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah.

Diduga praktik prostitusi itu telah beroperasi cukup lama.

Warung soto dan wedangan tersebut buka setiap hari dari pagi hingga sore.

 

Sub Koordinator Bidang Penindakan dan Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten, Sulamto mengatakan, para pelanggan yang menggunakan jasa PSK didominasi pria-pria berumur.

"Rata-rata (pelanggannya) sudah berumur. Ya di atas (usia) 50 tahun," kata Sulamto dikonfirmasi, Kamis (11/5/2023).

Setiap harinya ada sekitar dua hidung belang yang menggunakan jasa PSK di warung tersebut.

Baca juga: Kabur dari Rumah, Gadis Kelas 2 SMP Malah Terjerat Prostitusi, Tergiur Diimingi Gaji Rp3 Juta/Minggu

Dia mengatakan pemilik sengaja menggunakan warungnya untuk praktik prostitusi karena terdesak kebutuhan sehari-hari.

"Dari keterangan bersangkutan (pemilik warung) seperti itu (untuk mencukupi kebutuhan). Karena mereka tidak punya suami, tidak punya pekerjaan yang lebih dari itu sehingga hanya itu yang bisa dilakukan," ungkap dia.

Di warung tersebut ada dua PSK yang melayani para hidung belang.

Tarif sekali sewa sekitar Rp 70.000.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved