Kesehatan

Jahatnya Perut Buncit Bagi Seksualitas Pria, Seksolog dr Anshari : Bukan Body Shaming Itu Penyakit

dr Haekal Anshari mengatakan, seorang pria yang mengalami perut buncit berisiko kesulitan ereksi dan penurunan libido seksual.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
google/net
Ilustrasi perut buncit pada pria. 

-- Disclaimer : Konten ini berisi tentang kesehatan reproduksi & seksual berbasis ilmiah kedokteran. Dibutuhkan kebijaksanaan dalam membaca konten ini --

Jahatnya Perut Buncit Bagi Seksualitas Pria, Seksolog dr Anshari : Bukan Body Shaming Itu Penyakit

SERAMBINEWS.COM - dr Haekal Anshari, M. Biomed (AAM), seorang dokter seksolog dan anti aging mengungkap bahaya perut buncit bagi seksualitas pria.

Dilansir Serambinews.com dari akun Instgaram miliknya, dr Haekal Anshari mengatakan, seorang pria yang mengalami perut buncit berisiko kesulitan ereksi dan penurunan libido seksual.

"Perut buncit bukan masalah Body Shaming tapi merupakan PENYAKIT yang akan membuka pintu ke berbagai penyakit fatal," katanya.

Perut buncit adalah penyakit bahkan kelebihan berat badan hingga obesitas merupakan kondisi penyakit.

Tidak hanya berisiko menyebabkan penyakit hipertensi, diabetes, jantung, dan lainnya namun obesitas sendiri sudah menurunkan hormon testosteron dan dengan menurunnya hormon ini akan menyebabkan berbagai gangguan, di antaranya gangguan fungsi seksual.

Bahkan dengan menurunnya kadar testosteron sendiri juga akan meningkatkan risiko terkena penyakit-penyakit hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi dan jantung.

Baca juga: Puasa Juga Bermanfaat Memperbaiki Kesehatan Kulit, Begini Kata Pakar Anti Aging, dr Hekal Anshari

Menurutnya, perut buncit atau obesitas sentral terjadi karena penumpukan lemak viseral.

Lemak viseral adalah lemak yang disimpan di antara organ dalam perut dan dapat meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes, jantung dan pembuluh darah.

Umumnya, laki-laki dengan obesitas sentral memiliki bentuk tubuh seperti buah apel, yaitu memiliki ukuran pinggang yang besar.

Laki-laki dengan obesitas sentral memiliki lingkar perut sebesar atau lebih dari 90 cm.

Indeks Massa Tubuh (IMT) obesitas adalah lebih dari 25 berdasarkan perhitungan berat badan dalam kilogram dibagi dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.

Lemak viseral berkaitan erat dengan tingginya kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh.

Baca juga: Manfaat Puasa Ternyata Bisa Memperbaiki Kesehatan Kulit, dr Haekal Anshari : Asal Tak Makan Manis

Kolesterol jahat ini membentuk plak di dinding pembuluh darah dan akan menyumbat aliran darah seperti di jantung, otak bahkan penis.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved