Breaking News

Penderitaan Si Muliemi, TKW Asal Lombok Disiksa dan Dicambuk Majikan, Kini Terdampar di Libya

Sri Muliemi mengaku menjadi korban perdagangan orang di Libya. Dia diperjualbelikan oleh kantor agen penyalur tenaga kerja kepada seorang warga Libya.

Editor: Faisal Zamzami
Instagram
Sri Muliemi, TKW asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), korban perdagangan orang di Libya. Dia diperjualbelikan oleh kantor agen penyalur tenaga kerja kepada seorang warga Libya. 

"Saya telepon orang kantor, tapi tidak ada respon," imbuhnya.

Lantaran tidak tahan dengan perlakuan sang majikan, Sri Muliemi akhirnya memberanikan diri untuk melarikan diri.

Upayanya untuk kabur dari rumah majikan pun sukses terlaksana. Da kemudian menghubungi pihak agensi untuk menolongnya.

Permintaan Sri Muliemi dijawab pihak agensi. Namun pihak agensi justru datang bersama dengan majikan dan membawanya pulang kembali ke rumah.

"Akhirnya kita tidak tahan bekerja di rumahnya, kita memilih untuk keluar dari rumahnya, satu-satunya jalan agar kita bisa pulang ke kantor," ungkap Sri Muliemi.

"Pas kita sampai di luar (rumah), kita telepon orang kantor suruh ngambil kita di jalan, pas dia (orang kantor) datang, dia datang sama-sama majikan, terus kita dibawa ke rumah majikan," tambahnya.

Benar saja, sesampainya di rumah, Sri Muliemi akhirnya jadi bulan-bulanan sang majikan.

Dirinya dipukuli hingga babak belur.

Selain itu, dirinya juga dicambuk berulang kali hingga sekujur tubuh memar.

"Pas nyampe di rumah majikan kita dipukul sama majikan dan saudara-saudaranya pak, sampai berbekas," ungkap Sri Muliemi.

"Kepala kita dihantam sampai empat kali, sampai mata saya bengkak," ungkapnya sembari menunjukkan memar di mata sebelah kanannya.

"Dan kita dicambuk pakai selang," tambahnya seraya menunjukkan lengan kanannya yang memar bekas dicambuk majikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) belum dapat dikonfirmasi.

Baca juga: Nasib Pilu Ranti Ayu TKW Asal Cianjur, Diimingi Gaji Besar di Arab Saudi, Malah Terjebak di Suriah

Dede Aisah Belum Bisa Pulang

Serupa dengan Sri Muliemi, Dede Asiah Awing Omo (37) Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karawang juga menjadi korban perdagangan orang.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved