Opini
Firasat Ulama
Peran ulama secara historis tidak terbantahkan. Bahkan secara politis beberapa pemberontakan yang pernah terjadi di Aceh
Demikianlah balasan bagi orang yang beriman, bertakwa dan beramal saleh serta dekat dengan Allah, maka Allah akan melimpahkan nur-Nya sehingga mempunyai potensi untuk memperoleh firasat yang benar. Firasat yang dimiliki oleh para ulama bukan saja dalam masalah ‘ubudiyyah dan mengambil keputusan hukum bahkan dalam masalah keseharian dan terkesan sepele mereka melihat dengan bimbingan dari Allah swt.
Bagi masyarakat Aceh, ulama sebagai suluh. Peran ulama secara historis tidak terbantahkan. Bahkan secara politis beberapa pemberontakan yang pernah terjadi di Aceh, sebut saja seperti peristiwa DI/TII dikomandoi oleh ulama. Ini artinya saat terjadi perselisihan antara umara dengan ulama, masyarakat Aceh berpihak kepada ulama.
Kenyataan historis dan sosiologis inilah kemudian yang mendasari lahirnya Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 yang memberikan ruang yang lebih luas kepada ulama di Aceh untuk berperan juga dalam memberikan pemikiran dan nasehat dalam kebijakan daerah. Semoga harapan-harapan para ulama dengan berdasarkan ilmu dan firasat kesalehan mereka bisa selalu berjalan harmonis dengan umara di Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/yuni-roslaili-890890.jpg)