Berita Banda Aceh
Inovatif! USK Latih Anak-anak RSAN Buat Balsem Cair dari Minyak Nilam
Inovatif! Universitas Syiah Kuala (USK) latih anak-anak dari Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN) buat balsem cair dari minyak nilam.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Inovatif! Universitas Syiah Kuala (USK) latih anak-anak dari Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN) buat balsem cair dari minyak nilam.
Pelatihan purifikasi minyak nilam dan pembuatan medicated oil (balsem cair) berbasis minyak nilam ini berlangsung di gedung Atsiri Research Center (ARC) USK, Jumat (8/9/2023).
Kegiatan ini merupakan salah satu dukungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam meningkatkan perekonomian kelompok usaha masyarakat melalui skema pengabdian kepada masyarakat Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) dengan skema pendanaan pemberdayaan kemitraan masyarakat.
Penerima manfaat dalam pelatihan ini sebanyak 20 siswa dari Yayasan Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe.
Baca juga: Kisah Gustavian, Usia 26 Tahun Sukses Bisnis Budidaya Lele, Omzet Capai Rp 500 Juta Per Bulan
Baca juga: Abu Laot Tuding Bisnis Sabu dan Prostitusi Buat Nyaleg, Sayed: Saya Cari Sampai Lubang Sumur
Puluhan siswa ini mengikuti kegiatan pelatihan purifikasi minyak nilam dan pembuatan balsem cair berbasis minyak nilam Aceh sebagai Analgesik topical (pereda rasa sakit).
Kegiatan ini di fasilitatori oleh tim dosen USK dan narasumber berpengalaman yang diketuai oleh Apt Lydia Septa Desiyana MSi bersama Apt Nadia Isnaini S Farm MSc dan Dr Vicky Prajaputra MSi.
Kegiatan ini berhasil menyedot perhatian siswa dari Yayasan Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, karyawan dari UD Ivone dan koperasi Inovasi Nilam Aceh (INOVAC) yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Salah satu pemateri, Apt Nadia Isnaini SFarm MSc mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu output dari pengabdian kepada masyarakat.
"Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk membangun jiwa wirausaha generasi muda dan meningkatkan produk pada kelompok usaha masyarakat," kata Nadia.
Baca juga: Jumlah Korban Gempa Maroko 2.012 Tewas, 1.404 Luka Parah! Fatimah: Rumah Saya Runtuh di Depan Mata
Baca juga: Khadafi, Anak Muda Asal Lhokseumawe Bos Bisatopup Beromzet Rp 20 Miliar Per Bulan, Begini Kisahnya
Menurutnya, peran dan partisipasi pemuda dalam kewirausahaan dapat membentuk kepribadian pemuda yang mandiri, kreatif, inovatif dan dapat mengurangi pengangguran dan terciptanya lapangan pekerjaan baru.
Peserta pelatihan dari Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe terlihat antusias mengikuti pelatihan.
Ketua Pengabdian, Lydia Septa Desiyana juga menyerahkan peralatan dan bahan untuk dapat menjadi modal usaha bagi anak-anak di Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, UD. Ivone dan Koperasi INOVAC.
"Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak kita disini dan juga dapat kelompok usaha masyarakat mendapatkan peningkatan penjualan produknya," tutur Lydia.
Para peserta yang hadir diharapkan dapat menyerap semua ilmu yang diberikan dan dapat dikembangkan lagi menjadi usaha yang lebih besar nantinya.
Baca juga: Awalnya Pahit, Kisah Sukses Ibu Rumah Tangga Hasilkan Ratusan Juta Modal Hp dan Internet dari Rumah
Apresiasi Peserta
Kegiatan ini dianggap menarik dan termasuk langka dilakukan, para peserta langsung terpacu ingin tahu lebih banyak ilmu yang disampaikan para fasilitator kegiatan.
"Terima kasih kepada kakak-kakak dan ibu-ibu yang telah mengajari kami hari ini untuk membuat produk balsem cair dan memberikan ilmu baru,” ungkap Riski, salah satu peserta.
“Sampai akhir hari ini kami merasa senang sekali," tambahnya.
Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN) Michael Octaviano berharap, kegiatan ini menjadi salah satu upaya membentuk kemandirian bagi anak-anak setelah selesai dari panti nanti.
"Semoga setelah ini mereka tidak lagi kembali ke jalan dan bisa mandiri karena telah memiliki keterampilan dan sebuah produk yang bisa mereka pasarkan,” kata Michael.
“Ini memiliki dampak ekonomi yang baik dan positif," tambahnya.
Baca juga: Kebakaran Hangusnya 2 Rumah di Nagan Raya
Pelatihan ini, lanjutnya, semoga menjadi kesuksesan program 100 pengusaha anak dari panti.
"Terima kasih USK dan ARC dan semua fasilitator juga pemateri yang sangat serius memberikan ilmu dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini,” ucap Michael.
“Semoga setelah ini ada kelanjutan ilmu lainnya untuk meningkatkan kapasitas anak-anak muda," pungkasnya.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.