Kamis, 14 Mei 2026

Jurnalisme Warga

Sepenggal Kisah Peserta KKN/PPL asal Umuslim di Thailand

Keduanya menghubungi saya untuk menceritakan kondisi dan sekilas pengalaman mulai dari keberangkatan sampai  berada di Negeri Gajah Putih tersebut.

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Zulkifli M Kom, dosen Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim dan Anggota FAMe Chapter Bireuen, melaporkan dari Bireuen 

Namun, karena kepergiannya dalam satu rombongan dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan, perasaan senang bercampur haru sangat  terasa. “Kecapekan tersebut seakan hilang seketika,” kata Amel Rizkina.

Setiba di lokasi seluruh mahasiswa yang ikut program ini diundang dalam acara penyambutan di Darussalam School, Narathiwat.

“”Kehadiran peserta  mendapat sambutan hangat dari kalangan masyarakat hingga pemerintah Thailand,” ujar Syarkawi.

Pada saat pertemuan penyambutan mereka diberi kesempatan untuk dapat mengobrol/ berdialog  langsung dengan Gubernur Narathiwat.

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Qurrata Ayun sempat ditanyai oleh  Gubernur Narathiwat, “Apa tujuan kamu pergi ke Thailand Selatan?”

Dengan perasaan sedikit gemetar,  Qurrata Ayun langsung  menjawab, “Selain untuk menambah pengalaman, relasi, dan ikut berkontribusi dalam program, saya juga ingin pengabdian saya bisa bermanfaat bagi yang lain, Selain itu, saya juga ingin masyarakat Thailand Selatan bisa mengambil manfaat dari kehadiran kami  di sini.” Qurrata Ayun menjawab sambil mengulum bibir yang mulai terasa gemetar karena tidak menyangka mendapat pertanyaan dadakan dari seorang gubernur di luar negeri.

Di sisi lain, Direktur Sekolah Darussalam  yang merupakan sekolah lokasi penyambutan peserta KKN/PPL, Frukkrudin Boto  berharap agar program ini bisa berjalan sukses.

Apabila angkatan pertama ini  sukses, katanya, maka programnya  akan berlanjut dan lokasi penempatan juga akan diperluas lagi pada sejumlah daerah atau sekolah lain di wilayah di Thailand Selatan.

Menurutnya, program ini dapat membantu mahasiswa untuk berpikir terbuka dan bersedia menerima perbedaan, serta juga berfungsi untuk melatih cara berpikir kritis mahasiswa.

Selama di lokasi pengabdian, peserta  diberi kepercayaan mengajar  pada sekolah yang ditunjuk baik tingkat sekolah dasar maupun tingkat SMP di  Thailand Selatan.

Selama mengikuti program program KKN/PPL di luar negeri, mereka akan dikonversikan jumlah satuan kredit semester (SKS) di perguruan tinggi asal (Umuslim), sesuai pedoman dan ketentuan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Selamat, semoga semuanya sukses.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved