Kupi Beungoh
Implementasi Logika Dasar dalam Membangun Pola Komunikasi
Logika yang mempelajari cara bernalar yang benar pada dasarnya menggunakan pengetahuan sebagai premisnya.
Ketetapan penalaran tersebut berfungsi untuk menghindari kesalahan dalam proses penarikan kesimpulan.
Dalam konteks komunikasi, penalaran juga dapat menghadapkan proses komunikasi yang dapat memberikan langkah dalam membentuk argumentasi.
Sehingga metode penalaran dapat digunakan dalam proses komunikasi untuk meninjau pemaknaan dalam berlangsungnya proses komunikasi.
Untuk itulah, penelitian ini berpendapat bahwa terdapat keterkaitan antara penalaran dalam logika dalam membangun komunikasi.
Terdapat keterbaruan analisis dalam penelitian ini, yaitu pertama dalam aspek objek kajian, penelitian ini mengambil penalaran logika deduktif dan induktif dalam membentuk proses komunikasi.
Kedua, penalaran dalam logika memiliki nilai yang fundamental dalam proses komunikasi verbal yang berkaitan dengan penarikan kesimpulan.
Sehingga rumusan masalah dalam artikel penelitian ini yaitu, “Bagaimana Implementasi Penalaran Deduktif dan Induktif sebagai Logika Dasar dalam Membangun Komunikasi?”.
Sementara manfaat secara teoritis, kajian dalam penelitian ini diharapkan menjadi landasan teori bagi penelitian serupa yang akan datang.
Melalui implementasi penggunaan logika dasar, diharapkan mampu mengarahkan kompetensi berpikir kritis, yang nantinya dapat digunakan dalam proses komunikasi yang mereduksi kesesatan berpikir secara cerdas dan bijaksana.
PEMBAHASAN
Penalaran ilmiah yang menghendaki pembuktian secara ilmiah pada dasarnya merupakan kebenaran rasional yang mengidentifikasi kebenaran rasional dan faktual.
Penalaran yang terbagi atas penalaran induktif dan deduktif merupakan diskursus keilmuan logika yang bersandar pada kerangka berpikir tertentu.
Selanjutnya, Aristoteles menghubungkan keilmuan logika dengan istilah silogistik.
Istilah tersebut mengandung unsur abstraksi/premis mayor dan definisi atau premis minor.
Keduanya dibutuhkan dalam membangun konsep yang berisi fakta-fakta dan kesimpulan.
Integritas dan Sistem Bercerai, Korupsi Berpesta |
![]() |
---|
Kemudahan Tanpa Tantangan, Jalan Sunyi Menuju Kemunduran Bangsa |
![]() |
---|
Memaknai Kurikulum Cinta dalam Proses Pembelajaran di MTs Harapan Bangsa Aceh Barat |
![]() |
---|
Haul Ke-1 Tu Sop Jeunieb - Warisan Keberanian, Keterbukaan, dan Cinta tak Henti pada Aceh |
![]() |
---|
Bank Syariah Lebih Mahal: Salah Akad atau Salah Praktik? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.