Berita Aceh Barat

Diduga Ada Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar, Pj Bupati Diminta Perbaiki Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien

Diduga ada sejumlah oknum petinggi di RSUD Cut Nyak Dhien yang tidak memenuhi syarat untuk menjabat di posisi jabatan tinggi di RS tersebut.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ramli SE saat melakukan konferensi pers dengan para wartawan, Senin (16/10/20230 siang di Xelo Cafe Meulaboh 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Diduga adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cut Nyak Dhien Meulaboh, Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat mendesak Pj Bupati Aceh Barat guna memperbaiki manajemen rumah sakit tersebut.

Dugaan penyimpangan pengelolaan rumah sakit tersebut berdasarkan temuan Laporan Hasil Audit Khusus (LHAK) Inspektorat di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh pada 2022 yang menyebabkan kerugian Negara hingga Rp 1,6 milyar rupiah.

"Terkait hal tersebut, hingga saat ini baru kita terima dokumen dari RSUD CND Meulaboh penyelesaian temuan tersebut hanya 64 juta," ungkap Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat, Ramli SE kepada para wartawan, Senin (16/10/2023) dalam konferensi pers di Xelo Cafe Meulaboh.

Disisi lain kata Ramli SE, pihaknya juga menduga adanya sejumlah oknum petinggi-petinggi di rumah sakit tidak memenuhi syarat untuk menjabat di posisi jabatan tinggi di rumah sakit tersebut.

“Jadi terkait hal tersebut kita DPRK mendesak Pj Bupati Aceh Barat guna mengambil langkah-langkah terbaik untuk memperbaiki manajemen rumah sakit tersebut.

Ia menambahkan, DPRK Aceh Barat sudah menyurati BPKP Aceh untuk melakukan Audit secara menyeluruh terkait temuan inspektorat di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mulai dari tahun 2018 sampai dengan 2022.

"Saat ini BPKP Aceh sedang melakukan audit, jadi kita tunggu saja hasilnya dalam waktu dekat ini. Kita juga ingin melihat tindakan Pj Bupati Aceh Barat, jika tidak ada kita akan tetap menempuh jalur hukum," tegas Ramli SE.(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved