Rohingya Terdampar di Bireuen

Pengungsi Etnis Rohingya Terdampar di Peudada 36 Orang, 1 Bayi, Semua Ditampung di Balai Pengajian

Ya, mereka yang tercatat 36 orang itu diperiksa kesehatan oleh Tim Medis Puskesmas Peudada di lokasi penampungan sementara Kompleks Balai Pengajian Mi

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Para pengungsi Rohingya sedang di balai pengajian Miftahul Jannah, Desa Matang Pasi, Peudada Bireuen, Senin (16/10/2023) 

Seorang di antara mereka mengaku bernama Abdullah Ahmad.

Kepada kedua pejabat Bireuen ini, pria berusia 26 tahun ini menceritakan rombongan mereka berangkat dari dari camp Banglades pada tanggal 20 September 2023 dan tiba di pinggir Pantai Desa Matang Pasi hari ini, Senin (16/10/2023) sekitar pukul pukul 06.15 WIB. 

Ia mengaku boat yang mereka tumpangi tenggelam dan tidak bisa digunakan lagi.

Mereka berjumlah 36 orang atas laki-laki dewasa, yaitu Jakfar Alom (26), Nasullah (26) Muhammad Hasa (22), Muhammad Sihit (17), Muhammad Yonnes (17), Muhammaud (17), Kaisar (25), Emma Hasan (31).

Selanjutnya, Foyyas Zulkafan (18), Asa Sidik (22), Muhammad Amin (18), Muhammud (17), Dolli (45) dan Royatul Kolam (16).

Sedangkan perempuan dewasa bernama Fatama Bibi (22), Sushane Buge (30), Hazara (19), Rusaida (17), Rosidasiba (20), Hasaya (40), Koshmir (23), Lilima (19), Rojang (18), Nargis (26) dan Noor Begum (21).

Sedangkan anak-anak bernama Hasibi Husna (4), Moh Hasiran (7 bulan), Syuhud (1), Mohd Salman (3), Adnan (7), Omar Faruk (11), Emazul Hossan (1), Shimiyas (5), Sabidiyas Asmid (7) dan Foriyas (15).

Tim medis Puskesmas Peudada Bireuen, turun ke lokasi memeriksa kondisi kesehatan mereka satu persatu. (*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved