Kejamnya PM Israel Stop Truk Pemasok Bantuan, Netanyahu: Tak Ada Bantuan Kemanusiaan di Jalur Gaza
Kejamnya Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu stop truk dan tutup penyeberangan Rafah, sebut tak ada bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Namun berhenti sebelum mencapai sisi Gaza yang dibombardir setidaknya tiga kali oleh Israel pekan lalu.
Mereka mengatakan truk-truk tersebut diperintahkan untuk segera mundur, bersama dengan kendaraan-kendaraan lain di dekatnya.
Terlihat serangan udara Israel sesaat sebelum malam tiba yang menghantam persimpangan di sisi Gaza.
Belum ada konfirmasi segera apakah penyeberangan itu rusak atau ada korban jiwa.
Baca juga: Mampukah Hizbullah Lebanon Berperang Melawan Israel? Ini Gambaran Kekuatan Militernya
Baca juga: Suaminya Diperiksa KPK, Zaskia Gotik Mendadak Jual Rumah dan Mobil Disorot Netizen
Berdasarkan perjanjian yang dilaporkan, warga negara asing yang terjebak di Gaza akibat kekerasan akan diizinkan menyeberang ke Mesir.
Belum ada informasi mengenai jumlah dan kewarganegaraan mereka, namun diyakini mereka termasuk warga Eropa dan Amerika.
Pihak berwenang AS telah meminta warganya di Gaza untuk mendekat ke persimpangan di selatan wilayah pesisir tersebut.
Diperkirakan ada 500-600 warga AS di Gaza, banyak dari mereka adalah warga Amerika-Palestina.
Para pejabat Mesir mengatakan sejumlah warga asing berkumpul dengan barang-barang mereka di sisi perbatasan Gaza pada pagi hari dengan harapan bisa menyeberang ke Mesir.
Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry pada Senin mengatakan, pemerintah Israel belum mengambil sikap yang mengizinkan pembukaan kembali penyeberangan Rafah.
Penolakan Netanyahu terhadap gencatan senjata menunda rencana untuk mengizinkan pasokan kemanusiaan ke Gaza.
Padahal hal itu telah didiskusikan oleh Mesir, Israel dan Amerika Serikat sebagaimana keterangan para pejabat Mesir.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dilaporkan mencapai kesepakatan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah El Sisi dalam pembicaraan di Kairo pada Minggu, kata para pejabat.
Blinken kembali ke Israel pada Senin untuk pemberhentian terakhir dalam tur regional yang juga membawanya ke Yordania, Bahrain, Arab Saudi, Qatar, dan UEA.
Ia bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Amman, Yordania.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.