Berita Bireuen
Waled Nu Lantik Pengurus MWCNU Makmur dan Kutablang Bireuen
Waled Nu melantik pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Makmur dan Kuta Blang, Bireuen
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) Aceh, Tgk H Nuruzzahri atau lebih dikenal dengan panggilan Waled Nu, Selasa (28/11/2023) melantik pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Makmur dan Kuta Blang, Bireuen periode 2023-2028.
Pelantikan di Dayah MDI Isyrafi Darussa'adah, Desa Nicah Peusangan, Bireuen.
Adapun pengurus yang dilantik, Tgk Agusri- Fakhrizal sebagai Rais dan Tgk Fauzul Amri – Tgk Isa sebagai Katib Syuriahnya di Kecamatan Makmur.
Kemudian, Tgk Muslem - Tgk Abdul Halim sebagai Rais, Syuriahnya Tgk Rizal -Tgk Ulum Azmi dan dilengkapi pengurus lainnya.
Dalam pelantikan, Waled Nu mengatakan, NU sebagai organisasi keagamaan yang terbesar di dunia telah membuktikan sumbangsihnya dalam menjaga NKRI.
Baca juga: PC NU Aceh Besar Tingkatkan Konsolidasi, Lantik 22 Majelis Wakil Cabang
Bahkan NU sangat berperan dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa ini, terutama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat serta memberikan nilai-nilai agama yang sesuai dengan cara pandang hidup
bangsa Indonesia.
“Kami mengapresiasi keberadaan PCNU Bireuen, karena telah berkembang hingga ke seluruh pelosok di daerah ini. Namun kami harap seluruh Banom dan lembaga terus berkembang, sehingga keluarga NU atau warga Nahdliyin benar-benar dicintai umat,” sebut Waled Nu.
Ulama kharismatik Aceh berharap warga Nahdliyin diharap terus meningkatkan kekompakan, kebersamaan, menjaga persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing.
Hal tersebut dinilai mutlak guna mengembangkan sayap Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh pelosok desa atau Gampong dengan lahirnya Majelis Wakil Anak Cabang (MWAC) di kota santri Bireuen.
Baca juga: Tanggapi Kasus Penganiayaan Santri, Haji Uma: Harus di Usut Tuntas
Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga, Bireuen menyebutkan, berkhidmat di NU insya Allah barakahnya ada.
“Kepada pengurus jangan jadikan NU sebagai kepentingan politik praktis, NU tidak berpolitik praktis, NU adalah politik kebangsaan, menjaga keutuhan masyarakatnya dan menjaga keutuhan bangsa ini. Warga NU harus paham ini,” pesannya.
Ketua PCNU Bireuen, Dr Tgk Muntasir A Kadir MA dalam pertemuan tersebut sangat berharap dalam memajukan NU di negeri ini adanya kelompakan dan kebersamaan adalah modal utama untuk memberdayakan seluruh lembaga dan Banom di NU, sehingga butuh sinergitas dengan semua pihak agar NU semakin berkembang.
“Alhamdulillah NU semakin kompak dan buktinya sudah adanya perkembagan yang siginfikan dibandingkan dulunya dan kini di Aceh sudah banyak lahir dan berkembang Banom dan lembaga NU,” ujarnya.
Baca juga: Rektor IAIN Langsa Berikan Surprise Beasiswa S2 Kepada Satu Lulusan IPK Tertinggi
Pimpinan Dayah Jami’ah Al-Aziziyah (DJA) Kuta Glee mengatakan kepengurusan MWC NU Kuta Makmur di nakhodai Tgk Agusri-Fakhrizal.
Faperta UNIKI Bireuen Kerja Sama dengan FKA untuk Kembangkan Kakao di Aceh |
![]() |
---|
Polda Aceh Serahkan 2 Tersangka Tramadol ke Kejari Bireuen, BB dari Jakarta Hendak Diedar di Matang |
![]() |
---|
KLHK Lakukan Penilaian Adipura dan TPA di Bireuen, Sambangi 18 Titik Ini |
![]() |
---|
Demi Beras Murah, Ratusan Warga Gandapura Rela Panas-panasan Antri Panjang |
![]() |
---|
Puluhan Lansia Rambong Payong Bireuen Kembali Belajar di Sekolah Mutiara Senja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.