Kamis, 23 April 2026

Opini

Hepatitis A Mengancam Siswa Sekolah Asrama

Virus ini menyebar ketika orang yang tidak terinfeksi (dan tidak divaksinasi) menelan makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran orang yang t

Editor: mufti
IST
Dr dr H Sulaiman Yusuf SpA(K), Staf Pengajar Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK USK/RSUDZA Banda Aceh 

Kemudian bersihkan ujung jari secara bergantian dengan mengatupkan, gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian, letakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian gosok dengan gerakan memutar berlawanan arah jarum jam, bergantian tangan kanan dan kiri . Selanjutnya bilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang mengalir lalu keringkan memakai handuk atau tisu.

Secara umum standar ini dapat diaplikasikan pada 5 saat kritis. Yaitu:  sebelum makan,  sebelum mengolah dan menghidangkan makanan,  setelah buang air besar dan air kecil, setelah mengganti popok bayi, dan sebelum menyusui bayi. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan pengelolaan makanan yang benar.

Seperti menjaga kebersihan, memisahkan makanan matang dan mentah, memasak makanan sampai matang suhu di atas 85°C , menyimpan makanan di lemari pendingin, makanan tidak dibiarkan terlalu lama disuhu ruangan, mencuci alat saji dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

Tindakan pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah dengan imunisasi. Imunisasi dibagi menjadi 2, yaitu imunisasi aktif dan imunisasi pasif. Imunisasi pasif berupa pemberian Imunoglobulin atau antibodi dari luar. Tindakan ini dapat memberikan perlindungan segera tetapi bersifat sementara. Imunoglobulin diberikan segera setelah kontak atau untuk pencegahan sebelum kontak.

Efek proteksi dapat dicapai bila Imunoglobulin diberikan dalam waktu 2 minggu setelah terpajan. Imunisasi aktif ialah pemberian vaksin hepatitis A yang telah dilemahkan, diberikan sebelum terpajan, dalam 2 dosis pada umur 12-15 bulan dan 18-24 bulan. Keuntungan dari imunisasi aktif/Vaksin VHA ini adalah efektivitas tinggi (angka proteksi 94-100 % ), efek proteksi terbentuk dalam 1 bulan setelah pemberian dosis awal pada 90-100 % individu dan hampir semua individu mencapai antibodi protektif satu bulan setelah pemberian dosis kedua.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved