Konflik Palestina vs Israel

Roket Diluncurkan dari Gaza, Sirene Terdengar di Tel Aviv Israel

Layanan ambulans Magen David Adom mengatakan ada beberapa titik dampak di selatan Tel Aviv, dikutip dari Al Arabiya.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/MAHMUD HAMS
Salvo roket ditembakkan oleh militan Palestina dari Gaza dihadang rudal Israel dari sistem rudal pertahanan Iron Dome di atas kota Netivot di Israel selatan pada 8 Oktober 2023. Serangan Hamas ke Israel adalah serangan paling mematikan di wilayahnya dalam setengah abad. Israel secara resmi menyatakan perang terhadap Hamas pada hari Minggu ketika jumlah korban tewas dalam konflik tersebut melonjak mendekati 1.000 orang setelah kelompok militan Palestina melancarkan serangan mendadak besar-besaran dari Gaza. (MAHMUD HAMS/AFP) 

Daerah yang meliputi sekitar 30 persen Jalur Gaza (tidak termasuk perintah untuk mengevakuasi daerah utara Wadi Gaza) telah ditandai untuk dievakuasi pada peta online militer Israel.

Akan tetapi, akses terhadap informasi ini terhambat oleh gangguan telekomunikasi yang berulang dan kurangnya pasokan listrik.

Kantor media pemerintah Hamas mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan balasan Israel telah menewaskan sedikitnya 20.000 orang di wilayah Palestina, dengan 8.000 anak-anak dan 6.200 wanita di antara mereka yang tewas.

Baca juga: Houthi Kirim Ribuan Pejuang ke Gaza Gempur Israel, Pemimpin Ansarallah Minta Arab Buka Perbatasan

Salvo Roket Militan Hamas Bunyikan Sirene di Tel Aviv Israel

Salvo roket dari militan Hamas Palestina membunyikan sirene di Ibu Kota Israel, Tel Aviv.

Sirene terdengar di Tel Aviv pada Selasa (19/12/2023) kemarin.

Hamas mengakui mereka meluncurkan serangan rokter terhadap ibu kota Israel.

Dilansir Al Arabiya, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan dalam insiden tersebut.

Tampaknya, lewat insiden ini, Hamas ingin menunjukkan kelompok militan Palestina itu masih punya kemampuan roket jarak jauh, bahkan saat perang telah memasuki hari ke-75.


Dalam perkembangan lain yang dilaporkan oleh Al Jazeera, pasukan Israel dilaporkan menembak dua warga Palestina di dada dan perut.

Serangan itu terjadi di Nablus.

Menurut Bulan Sabit Merah, dua korban yang terluka terkena tembakan peluru tajam di kota utara Asira di Nablus.

"Korban luka telah dipindahkan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," tambah Bulan Sabit Merah.

Di tempat terpisah, tiga orang ditangkap oleh otoritas Israel dalam penggerebekan di rumah mereka di Yerusalem Timur yang diduduki, menurut Otoritas Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan.

Penggerebekan juga dilakukan di wilayah berikut:

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved