Berita Politik

Sejumlah Ulama dan Tokoh Aceh Masuk Tim Pemenangan Anies Baswedan – Muhaimin, Ini Susunan Lengkapnya

Berikut susunan lengkap Tim Pemenangan Pasangan Capres Nomor Urut 1, Anies Rasyid Baswedan – Muhaimin Iskandar, di Aceh.

|
Editor: Muhammad Hadi
Istimewa
Capres-Cawapres 2024, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar 

SERAMBINEWS.COM – Sejumlah ulama dan tokoh Aceh masuk dalam daftar Tim Pemenangan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 1, Anies Rasyid Baswedan – Muhaimin Iskandar, di Aceh.

Tgk H. Nuruzzahri atau Waled Nu (pimpinan Pesantren Ummul Ayman Samalanga) dan Tgk. H. Hasanoelbasry HG atau Abu Mudi (pimpinan Dayah Mudi Samalanga) adalah dua di antara beberapa ulama Aceh yang masuk dalam daftar Tim Pemenangan pasangan Amin di Aceh.

Kedua nama ulama tersebut berada dalam Surat Keputusan (SK) Tim Pemenangan Daerah Tingkat 1 Provinsi Aceh Anies Rasyid Baswedan – A. Muhaimin Iskandar.

SK ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 25 Desember 2023, ditandatangani oleh Ketua Umum (Captain) Timnas Amin, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus dan Sekretaris Jenderal Saan Mustofa.

Baca juga: Sosok Eka Anugrah yang Viral Sumbang 100 Mobil ke Tim Anies-Muhaimin, Pengusaha asal Sumedang

“Alhamdulillah SK Tim Pemenangan Pasangan Amin di Aceh telah kita terima beberapa hari lalu,” kata Musannif, SE, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang didapuk sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Amin di Aceh, kepada Serambinews.com, di Banda Aceh, Minggu (7/1/2024).

Musannif, SE, Sekretaris Tim Pemenangan Amin di Aceh
Musannif, SE, Sekretaris Tim Pemenangan Amin di Aceh (SERAMBINEWS.COM/HANDOVER)

Berdasarkan SK tersebut, Tim Pemenangan Amin Provinsi Aceh ini diketuai oleh H Ghufran Zainal Abidin MA, dengan Sekretaris H Musannif SE SH, dan Bendahara Teuku Banta Syahrizal ST.

Musannif melanjutkan, sebenarnya tim pemenangan di Aceh sudah lama terbentuk dan bekerja, termasuk simpul-simpul relawan yang jumlahnya sudah ratusan.

Hanya saja, untuk Tim Pemenangan Daerah Tingkat 1 Provinsi Aceh baru turun SKnya, karena panjangnya proses yang harus dilalui.

Baca juga: Anies Baswedan Diadukan ke Bareskrim Polri, Pelapor Sebut Gunakan Akronim Amin Penistaan Agama

“Pembentukan tim pemenangan daerah ini dimulai dari level paling bawah, aspirasi dari kecamatan hingga kabupaten, provinsi, baru kemudian diteruskan ke timnas pusat untuk dimasukkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),” ujar Musannif.

Selain itu, lanjut Musannif, pimpinan dan pengurus parpol pengusung pasangan Anies - Muhaimin di Aceh juga harus bekerja keras menyeleksi nama-nama yang akan masuk dalam SK.

“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Aceh yang begitu antusias untuk menjadi bagian dari tim pemenangan ini.

Namun, kami memohon maaf, karena tidak semua bisa masuk dalam SK, karena keterbatasan kuota,” ujar Musannif yang saat ini menjabat sebagai Ketua Yayasan Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kale, Siem, Darussalam Aceh Besar.

Baca juga: Jusuf Kalla Dukung Anies Jadi Presiden: Integritas Anies Sudah Sangat Teruji

“Tapi bagi kami, semua kita ini adalah Pejuang Perubahan untuk Aceh dan Indonesia yang lebih baik,” ungkap Musannif merujuk kepada tagline baru bagi relawan pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Sejumlah Ulama dan Tokoh Jadi Dewan Penasihat

Berdasarkan kopian SK yang diterima Serambi, tiga ketua parpol pengusung pasangan Anies-Muhaimin di Aceh didapuk sebagai Dewan Pertimbangan Tim Pemenangan Daerah Tingkat I Provinsi Aceh.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved