Kupi Beungoh

Perempuankah Penyebab Korupsi?

Korupsi adalah suatu bentuk ketidakjujuran atau tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang dipercayakan dalam suatu jabata

|
Editor: Amirullah
For Serambinews
Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag, Dosen Tetap Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh 

Oleh: Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag

Mengatakan perempuan sebagai penyebab korupsi adalah sebuah tuduhan yang sangat serius.

Dan tentu saja sangat keliru. Tuduhan itu bukan saja ngawur tetapi juga tendensius dan bias gender.

Saya bicara di sini bukan karena keperempuanan saya. Lebih dari itu, saya ingin membicarakannya secara objektif dan fair, tanpa bias gender.

Apa benar perempuan itu penyebab korupsi atau malah korbannya? Atau ada sebab lainnya?

Makna Korupsi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,  Korupsi adalah suatu bentuk ketidakjujuran atau tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang dipercayakan dalam suatu jabatan kekuasaan, untuk memperoleh keuntungan yang haram atau penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi seseorang. 

Korupsi Dalam Realita.

Jika kita baca berita tentang Korupsi yang diberitakan di berbagai media sosial, kita dapat menyimpulkan bahwa korupsi  dilakukan oleh pimpinan atau orang yang punya jabatan, jika dilakukan oleh orang yang tidak punya jabatan pasti disebutkan ada kaitan dengan pejabat tertentu, atau bekerja sama dengan dengan pejabat tertentu.

Sebagai contoh, dikutip dari kompas.com, kasus korupsi yang menyeret PT Duta Palma Group,  tersangkanya adalah pemilik PT Duta Palma Group Surya Darmadi, bersama mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) periode 1998-2008, negara rugi Rp 78 triliun.

Kasus korupsi yang menyeret PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPP) kerugian negara mencapai Rp 2,7 miliar dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 37,8 triliun disebutkan yang terlibat mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono dan mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas,  lalu mantan Presiden Direktur PT TPPI Honggo Wendratno, kerugian negara sebesar 7 Triliun.

Kasus korupsi PT Asabri negara rugi 22, 7 Triliun yang terlibat adalah para direkturnya. Kasus korupsi PT. Jiwasraya rugi 13,4 Triliun yang terlibat juga direktur atau mantan direktur.

Dari data-data tersebut dan kasus-kasus korupsi lainnya,  dapat kita lihat bahwa yang terlibat dalam kasus korupsi, yang melakukan korupsi adalah para penguasa, para pimpinan, para pejabat di kantor atau di sebuah perusahaan.

Perempuan Korban Korupsi?

Dalam wawancara dengan beberapa perempuan istri pejabat negara  yang suaminya dinyatakan sebagai tersangka kasus korupsi. Mereka mengakui sangat kaget dan terpukul ketika membaca surat yang menyatakan suaminya tersangka kasus korupsi

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved