Jurnalisme Warga
Satu Suara Yes, Golput No!
Setiap warga negara yang telah terdaftar dalam data pemilih dapat menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) pada hari Rabu besok, 14
Tugas lainnya adalah mengawasi pergerakan hasil perhitungan suara dengan memastikan transparansi dalam pengumuman hasil perhitungan suara.
Pengalaman mengikuti pemilu lima tahun lalu, seluruh petugas KPPS ataupun PTPS menggunakan tanda pengenal.
Masyarakat sebagai pemilih hanya membawa kartu tanda pemilih masing-masing yang sudah ditentukan TPS-nya. Ada juga yang diminta memperlihatkan KTP. Setelah selesai diwajibkan untuk mencelupkan jari kelingking ke dalam tinta yang disediakan panita pemilihan sebagai bukti telah melakukan pencoblosan.
Hal yang berbeda dalam pelaksanaan pemilu tahun ini adalah pada kertas suara tidak lagi tertera foto calon. Hal ini mungkin akan menjadi hambatan bagi pemilih yang tidak dapat membaca, tetapi dapat menghafal lambang partai dan nomor urut partai, juga nomor urut calon legeslatif yang akan dipilih.
Jika ada pemilih yang tidak pernah melihat atau mengikuti sosialisasi penggunaan alat peraga kampanye (APK) akan menjadi kendala dalam bilik suara, karena tidak dibenarkan lebih dari satu orang dalam bilik suara. Namun, tidak perlu gundah dan ragu pastilah ada petugas yang akan membantu.
Siapa pun pilihan kita, tentunya ada harapan terhadap perubahan ke arah yang lebih baik. Mari pastikan suara kita bermanfaat untuk lima tahun ke depan. Jangan ragu dan bimbang, tetapkan pilihan, jangan sia-saiakan suara kita, apalagi kalau tidak ada pilihan atau golput sangatlah merugikan.
TPS biasanya dibuat oleh KPPS bekerja sama dengan masyarakat setempat, di antaranya ruangan atau tenda, dilengkapi dengan alat pembatas, ada juga papan untuk menempelkan nama daftar calon pasangan presiden dan wakil presiden, daftar calon anggota DPR RI, DPD RI, DPRA, dan DPRK. Di sini juga dapat kita lihat salinan daftar pemilih tetap dan tambahan serta pengumuman hasil perhitungan suara.
Lokasi TPS juga dilengkapi dengan tempat duduk pemilih, saksi, dan pengawas TPS. Di sini tersedia juga bangku untuk penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia, serta untuk ibu yang membawa balita.
Berdasarkan pengamatan di beberapa wilayah dalam Kabupaten Bireuen, wajah-wajah para caleg yang akan dipilih penuh dengan kegundahan karena banyaknya calon yang bersaing untuk menduduki kursi yang terbatas.
Untuk menarik perhatian masyarakat panitia pemilu dapat menata lokasi dengan tampilan menarik, tetapi tetap harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
TPS yang nyaman, barang-barang yang diperlukan tersedia dengan baik, dan petugas yang ramah merupakan pendukung suksesnya acara pesta demokrasi besok.
Sebagai bukti cinta kita pada Negara Kesatuan Republik Indonesia momen pemilu pada 14 Februari 2024 merupakan kesempatan untuk memberikan satu suara kepada kandidat pemimpin bangsa, para calon legislatif, baik untuk di pusat maupun daerah.
Lima tahun bukanlah waktu yang singkat, oleh karena itu jangan salah pilih. Mari ke TPS dan pastikan memberikan hak suara Anda dengan benar, golput no!
Jurnalisme Warga
Penulis JW
partai politik
Tahun Politik
Pemilu 2024
Satu Suara Yes Golput No
CHAIRUL BARIAH
| Langkahan Pascabanjir: Kesaksian dari Tanah yang Dihantam Bah dan Kayu |
|
|---|
| TKA Aceh di Peringkat 31: Apa yang Salah dengan Pendidikan Kita? |
|
|---|
| Kokurikuler sebagai Jalan Menuju Sekolah Aman Bencana di SMAN 1 Matangkuli |
|
|---|
| Pendidikan Aceh: Sinergi dan Optimis Pascabencana |
|
|---|
| ‘Makjun’ Warisan Leluhur Aceh Patut Mendapat Pengakuan WHO dan UNESCO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/chairul-juara-menulis.jpg)