Berita Tafakur
Jangan Gundah, Puasa 6 Hari Syawal Bisa Dilakukan tak Berurut, Pahalanya Seperti Puasa 1 Tahun Penuh
Meski sunnah, puasa Syawal tetap dianjurkan untuk dikerjakan karena keutamaannya yang besar.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Saifullah
Laporan Yeni Hardika | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Setiap selesainya bulan Ramadhan, umat muslim masih bisa mendulang pahala yang cukup tinggi lewat puasa 6 hari di bulan Syawal.
Timbul pertanyaan, bolehkah mengerjakan puasa Syawal secara berselang hari atau tidak berurutan selama 6 hari?
Pertanyaan ini biasanya sering muncul setiap bulan Syawal tiba, khususnya setelah hari pertama perayaan Idul Fitri pada 1 Syawal.
Diketahui, puasa Syawal merupakan salah satu amalan puasa yang dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat muslim setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Sesuai namanya, puasa ini dikerjakan pada bulan Syawal.
Untuk pengerjaannya bisa dimulai setelah Lebaran Idul Fitri 1 Syawal.
Namun tak seperti puasa Ramadhan yang hukumnya wajib bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat, mengerjakan puasa Syawal hukumnya sunnah.
Meski sunnah, puasa Syawal tetap dianjurkan untuk dikerjakan karena keutamaannya yang besar.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim RA, disebutkan bahwa berpuasa selama enam hari di bulan Syawal setara dengan berpuasa selama setahun penuh.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).
Seperti disebutkan dalam hadist itu pula, puasa Syawal dilakukan selama 6 hari di bulan Syawal.
Dalam pengerjaannya, ada sebagian umat muslim yang menuntaskan puasa Syawal sekaligus dengan cara berpuasa selama 6 hari berturut-turut.
Namun karena berbagai alasan atau karena memiliki sejumlah jadwal yang padat terutama di momen lebaran, mungkin saja umat muslim tidak dapat mengerjakan puasa Syawal berturut-turut selama 6 hari.
Tausiah Subuh di Pidie, Tgk Afrizal Sofyan Bahas Jalan Menuju Derajat Taqwa |
![]() |
---|
Isi Tausiah dalam Kajian DDII di Pidie, Dosen MIPA USK Bahas Syukur atas Nikmat di Alam Kesadaran |
![]() |
---|
Abu Manan Isi Pengajian Tastafi di Pidie, Bahas Pemahaman Adanya Tuhan Lewat Ciptaan |
![]() |
---|
Ingat! Ini Batas Akhir Pembayaran Zakat Fitrah, Afdhal sebelum Shalat Id, Simak Penjelasan UAS |
![]() |
---|
Ingin Meninggal Husnul Khatimah? Coba Jalankan 3 Amalan Ini, Simak Tausiah Direktur Oemar Diyan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.