Opini
Masa Remaja dan Problematikanya
Jika kita lihat pada tahun 2021 menurut Kapolri Listyo Sigit Prabowo tingkat kejahatan pada saat itu meningkat 18,764 kasus menjadi 276,507 perkara da
Pada masa ini remaja memerlukan bimbingan, terutama dari orang tuanya (Soerjono S, 1990: 372-373). Namun banyak cara yang bisa kita lakukan untuk kembali mengenalkan remaja agar lebih mengenal jati dirinya.
Apa yang diperlukan dan dipersiapkan dalam hal menghadapi masa remaja.
Masa remaja
Masa remaja adalah masa yang sangat produktif dalam segala bidang dan aspek. Di antaranya produktif dalam berpikir, produktif dalam berencana serta produktif dalam menciptakan hal-hal baru.
Masa remaja juga disebut masa dimana setiap pemuda ingin mencoba hal-hal baru. Mencoba hal yang belum pernah mereka coba sebelumnya.
Banyak remaja yang terperangkap dalam hal-hal buruk hanya karena diawali oleh kata mencoba. Pada masa ini banyak pemuda yang menjerumuskan dirinya pada hal-hal buruk.
Masa remaja disebut juga masa "pubertas" yang berasal dari bahasa latin yang berarti "usia menjadi orang" suatu periode dimana anak dipersiapkan untuk menjadi individu yang dapat melaksanakan tugas biologis berupa melanjutkan keturunannya atau berkembang biak (Gunarsa, 2007: 27).
Definisinya berdasarkan bentangan usia dapat bervariasi karena akhir dari masa muda dapat didefinisikan melalui perubahan penampakan fisik seseorang maupun perubahan tanggung jawabnya. Misalkan mulai mendapatkan pekerjaan, atau ketika mulai menjajaki aktivitas seksual.
Fase masa menuju remaja, cenderung terhitung tahapan perkembangannya secara psikologi ialah pada umur 10 sampai 19 tahun. Pada fase-fase ini orang tua harus mengerti banyak perubahan yang hadir.
Ketika masuk pada periode ini, anak akan menjadi lebih penuh energi, memiliki idealisme tinggi, lebih kritis dalam berpikir dan berpendapat, hingga memiliki ketertarikan yang besar pada berbagai hal yang bisa saja benar atau sebaliknya.
Fase remaja ini kerap menjadi periode yang sangat rentan memicu konflik antara orang tua dan anak.
Fase 10-13 tahun
Usia awal remaja ini menunjukkan bahwa anak mulai baru memasuki fase puber. Anak akan mengalami banyak sekali perubahan.
Misalnya, tumbuhnya payudara dan menstruasi pada anak perempuan, tumbuhnya jakun dan berubahnya suara pada anak laki-laki.
Mulai membutuhkan privasi dan terlihat membatasi interaksi dengan orang tua. Mulai memberikan perhatian terhadap tubuh dan penampilannya sebagai efek dari perubahan fisik pada masa puber.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhammad-Fadhil.jpg)