Salam

Penertiban Mobil Bak Terbuka Bawa Penumpang Harus Berlanjut

Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali SIK, melalui Kasat Lantas, AKP Irwansyah, mengatakan, petugas menegur sopir mobil pikap karena kendaraan bak terbuka

Editor: mufti
For serambinews.com
Polantas Polres Lhokseumawe menegur sopir mobil bak terbuka yang mengangkut penumpang di Jalan Medan - Banda Aceh, wilayah hukum Polres Lhokseumawe, Kamis (11/4/2024) siang. 

HARIAN Serambi Indonesia edisi Senin (15/4/2024) mem-beritakan, Satlantas Polres Pidie bersama personel gabung-an Operasi Ketupat Seulawah 2024, menghentikan mobil pikap yang mengangkut penumpang di jalan nasional kawasan Sim-pang Tugu Aneuk Mulieng, Sigli, pada Minggu (14/4/2024).

Kapolres Pidie, AKBP Imam Asfali SIK, melalui Kasat Lantas, AKP Irwansyah, mengatakan, petugas menegur sopir mobil pikap karena kendaraan bak terbuka dilarang mengangkut penumpang.

Disebutkan, polisi sudah berulang-ulang mengimbau masya-rakat agar tidak menumpang mobil pikap atau truk guna meng-hindari kecelakaan yang bisa mengakibatkan korban jiwa.

Menurut AKP Irwansyah, pihaknya akan menegur semua so-pir pikap dan truk bak terbuka yang mengangkut penumpang. Sebab, sopir itu sudah salah menggunakan pikap maupun truk. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menekan angka ke-celakaan, terutama dari kalangan masyarakat yang sedang li-buran dalam rangka hari raya Idulfitri 1445 Hijriah.

Kasat Lantas Polres Pidie menyebutkan, tindakan sopir mo-bil bak terbuka yang mengangkut penumpang melanggar Pa-sal 303 Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). “Kami akan menegur semua kendaraan bak terbuka yang masih nekat mengangkut penum-pang. Jika tetap membandel, akan kami lakukan penindakan dengan ditilang,” ungkap Irwansyah.

Kegiatan yang sama juga dilakukan Polres Bireuen. Selama libur hari raya Idulfitri, jajaran Satlantas Polres Bireuen meng-gencarkan penertiban mobil bak terbuka yang membawa pe-numpang. Penertiban itu masih berlangsung hingga Minggu (14/4/2024). Pada Sabtu (13/4/2024), sejumlah anggota Sat-lantas Polres Bireuen memberhentikan kendaraan bak terbu-ka yang membawa penumpang di depan Pos Pengamanan Sim-pang Arjun. Lalu, sopir diingatkan untuk tidak lagi membawa penumpang. Para pemudik juga diingatkan untuk tetap meng-utamakan keselamatan dan tertib dalam berlalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Pengawasan dan penertiban mobil bak terbuka mengang-kut penumpang yang dilakukan jajaran Polres Pidie dan Polres Bireuen pantas dan sudah seharusnya kita berikan apresiasi dan sampaikan terima kasih. Sebab, maut selalu mengancam mereka yang nekat menumpang mobil bak terbuka, baik sela-ma liburan Idulfitri 2024 maupun di luar musim Lebaran. Kita juga berharap, apa yang dilakukan Polres Pidie dan Bireuen da-pat diikuti oleh polres-polres lain beserta jajarannya di seluruh Aceh. Sehingga, ke depan tak ada lagi masyarakat di provinsi ini yang menjadi korban kecelakaan mobil bak terbuka.

Kita akui atau tidak, hingga saat ini belum semua sopir mo-bil bak terbuka patuh pada aturan yang ada dengan tidak mem-bawa atau mengangkut penumpang. Karena itu, pengawasan dan penertiban harus dilakukan oleh pihak kepolisian bersama pihak terkait lainnya secara terus-menerus. Dengan cara terse-but, kita berharap, semua sopir mobil bak terbuka pelan-pelan mau mematuhi larangan membawa penumpang seperti diatur dalam UU LLAJ. Selain itu, masyarakat juga kita imbau untuk ti-dak menggunakan mobil bak terbuka saat berpergian. Dengan kesadaran bersama seperti itu, mudah-mudahan ke depan kita tak lagi mendengar berbagai insiden yang merenggut jiwa pe-numpang mobil bak terbuka seperti selama ini.

Hal lain yang juga tak boleh luput dari perhatian kita adalah semua pengendara atau pengguna jalan--termasuk sopir mobil bak terbuka--agar tidak ugal-ugalan, kebut-kebutan, atau seje-nisnya, serta mematuhi semua aturan berlalu lintas. Sehingga, jumlah kecelakaan di jalan raya yang dapat merugikan pengen-dara sendiri maupun orang lain, dapat dikurangi atau bahkan di-hilangkan. Ini perlu menjadi perhatian kita semua, karena tak mungkin hal itu akan terlaksana jika tanggung jawabnya hanya kita limpahkan kepada polantas dan pihak terkait lainnya.(*)

POJOK

Wisatawan mulai tinggalkan Sabang
Kalau masih tinggal di Sabang hingga masa libu-ran usai, berarti itu warga setempat kan?

Kapolda imbau masyarakat tak terprovokasi
Memprovokasi juga tak boleh, Pak kan?

Garuda Grup terbangkan 80.243 penumpang
Sayangnya, harga tiket jarang sekali yang murah. He..he..he…

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved