Selasa, 28 April 2026

Kupi Beungoh

Strategi Pengembangan Pendidikan untuk Kabinet Prabowo

ternyata keberhasilan pembangunan Negara Jepang adalah terletak pada kesungguhannya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM)/pendidikan

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr. Iswadi, M.Pd, Dosen Universitas Esa Unggul-Jakarta 

Oleh: Dr. Iswadi, M.Pd*)

Tanpa bermaksud merendahkan harkat dan martabat bangsa sendiri, namun kita semua sepakat dalam hal kemajuan suatu bangsa Negara Jepang lebih maju dari negara kita Indonesia

Beberapa bukti memperkuat argument penulis adalah bahwa negara Indonesia pernah dijajah Jepang selama 3 (tiga) tahun (1942-1945) yang berakhir pada tanggal 17 Agustus 1945 seiring dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno dan Muhammad Hatta.

 Tanda berakhirnya penjajahan Jepang atas Indonesia selain adanya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, juga ditandai dengan adanya Bom Atom di Nagasaki dan Herosima pada tahun 1945 oleh Negara Amerika dan para sekutunya. 

Dari kejadian inilah, Negara Jepang lululantah dan hancur dari segala lini aspek kehidupan, yang pada akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu (Mashud et.al. 2019).

Sejak tahun 1945, Indonesia merdeka dan Jepang mengalami kehancuran. Indonesia dan Jepang sama-sama memulai kembali membangun bangsanya. Tahun demi tahun sampai sekarang kita bisa membedakan keberhasilan pembangunan antara kedua negara tersebut.

 Jepang lebih berhasil daripada negara kita. Padahal dari segi luas wilayah negara, sumber kekayaan alam yang terkandung di perut bumi, jumlah sumber daya manusia, dan lain sebagainya masih kaya negara kita dari pada Jepang. 

Beberapa sumber dan artikel yang penulis baca, ternyata keberhasilan pembangunan Negara Jepang adalah terletak pada kesungguhannya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM)/pendidikan. 

SDM merupakan sumber daya utama yang mampu mengalahkan sumber-sumber daya lainnya dalam pembangunan. Sementara pembangunan Indonesia kurang fokus dan kurang sungguh-sungguh dalam menjalankan pembangunan.

Pesatnya kemajuan pembangunan negara Jepang sebagai akibat keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan yang sudah tidak bisa diragukan lagi, maka artikel ilmiah ini bermaksud menguak bagaimana proses pendidikan terkhusus pada pendidikan di Jepang. 

Baca juga: Safaruddin Sebut Prabowo Janji Kembalikan Otsus Aceh 2 Persen

Harapanya pembaca setelah mengetahui dan memahami, akan mampu memberikan perubahan ke arah yang lebih baik. Demi membantu mewujudkan tujuan pembangunan bangsa dan negara. Pendidikan Jepang menarik untuk diulas dengan harapan dapat dijadikan model pendidikan Indonesia di masa mendatang. 

Hal ini karena, tidak lama setelah peristiwa bom atom di kota Nagasaki dan Hiroshima, Kaisar Jepang pada saat itu menyaksikan kehancuran negaranya. Ia bertanya kepada penasehatnya, “Berapa orang guru yang tersisa?”. 

Ini menunjukkan bahwa untuk keluar dari masalah yang paling rumit pun, pendidikan sangat utama. Saat ini, terbukti Jepang memiliki pendidikan yang kokoh untuk membangun dan mempertahankan pembangunan negaranya.

Sejarah Jepang dalam menangani krisis di negaranya dapat dijadikan contoh oleh Pemerintah Prabowo supaya mampu menghasilkan kader-kader bangsa yang berkemauan tulus dan berkemampuan profesional agar Indonesia sanggup menyamai kualitas pendidikan di Negara maju.

Insya Allah Indonesia akan mampu membangun masa depan pendidikan yang mumpuni dengan formulasi baru untuk membangun kualitas pendidikan di Indonesia

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved