Haji 2024
Hari Ini, 63.820 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah, 7 Orang Wafat
Ribuan jemaah haji berasal dari 12 embarkasi, yakni Embarkasi Balikpapan 334 jemaah 1 kloter, Solo 1.440 jemaah 4 kloter, dan Surabaya 1.113 jemaa
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi memasuki hari ke-10 sejak pertama kali diberangkatkan pada 12 Mei 2024.
Tim Media Center Haji Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, jemaah haji Indonesia yang tiba di Madinah hingga hari ini, Selasa (21/5/2024), mencapai 63.820 orang.
"Berdasarkan laporan PPIH Arab Saudi pada Selasa 21 Mei 2024 pukul 01.00 WIB, jemaah haji yang tiba di Bandara Amir bin Abdul Aziz Madinah berjumlah 63.820 orang yang terbagi dalam 162 kelompok terbang," katanya dalam konferensi pers, Selasa.
Dari jumlah tersebut, PPIH Arab Saudi mencatat ada tujuh jemaah yang wafat di Madinah.
Widi juga menjelaskan, hari ini akan diberangkatkan 7.473 jemaah haji yang terbagi dalam 19 kelompok terbang.
Ribuan jemaah haji ini berasal dari 12 embarkasi, yakni Embarkasi Balikpapan 334 jemaah 1 kloter, Solo 1.440 jemaah 4 kloter, dan Surabaya 1.113 jemaah 3 kloter.
"Embarkasi Makassar 450 jemaah 1 kloter, Medan 360 jemaah 1 kloter, Batam 350 jemaah 1 kloter, dan Jakarta-Bekasi 1.320 jemaah 3 kloter," kata Widi.
Kemudian, embarkasi Kertajati 440 jemaah 1 kloter, Jakarta-Pondok Gede 440 jemaah 1 kloter, Padang 393 jemaah 1 kloter, Lombok 393 1 kloter, dan Palembang 450 1 kloter.
Sedangkan untuk jemaah yang telah berada di Madinah mulai bergerak ke Mekkah untuk menunaikan umrah wajib.
Widi mengatakan, setidaknya ada 9.012 jemaah yang mulai diberangkatkan menggunakan bus ke Mekkah pada hari ini.
"Hari ini jemaah haji yang diberangkatkan dari Madinah ke Mekkah untuk melaksanakan umrah wajib sebanyak sebanyak 9.012 orang. Mereka tergabung dalam 23 kloter," tandasnya.
Baca juga: Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024 Dilaksanakan di Tanah Air dan di Tanah Suci
Kemenag Kecewa 47,5 Persen Penerbangan Haji yang Gunakan Garuda Indonesia Alami Keterlambatan
Juru Bicara Kementerian Agama Anna Hasbie menyayangkan angka keterlambatan maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji mencapai 47,5 persen dalam sepekan terakhir.
“Satu pekan pertama, persentase keterlambatan keberangkatan pesawat Garuda Indonesia sangat tinggi, mencapai 47,5 persen,” terang Anna Hasbie dalam keterangan tertulis, Senin (20/5/2024).
Anna menjelaskan, dari 80 penerbangan yang ditangani Garuda Indonesia, 38 di antaranya mengalami keterlambatan.
Keterlambatan yang dialami jemaah pun cukup panjang, hingga 3 jam 50 menit.
"Kalau ditotal, keterlambatan itu mencapai 32 jam 24 menit. Ini tentu sangat disayangkan. Kita sudah memberikan teguran tertulis agar ke depan harus diperbaiki," kata Anna.
Berbanding terbalik dengan maskapai lain yang digunakan untuk mengangkut jemaah haji Indonesia, Saudia Airlines.
Maskapai milik Arab Saudi ini mengalami keterlambatan 18,06 persen dari total 72 penerbangan.
"Total keterlambatan mencapai empat jam tujuh menit. Saya harap peristiwa keterlambatan bisa terus ditekan,” sebut Anna.
Hal senada disampaikan Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab.
Ia menyebut keterlambatan Garuda Indonesia terjadi di embarkasi Solo dan Makassar.
Waktu terlama keterlambatan Garuda yaitu 3 jam 50 menit, sedangkan Saudia Airlines memiliki waktu keterlambatan 47 menit.
Saiful berharap Garuda Indonesia dan Saudia Airlines mematuhi komitmen dan kontrak kerja untuk memberangkatkan jemaah haji Indonesia sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dan ditetapkan.
Sebab, keterlambatan keberangkatan, apalagi hingga hitungan jam dan bahkan sampai terjadi perubahan jadwal, hal itu akan berdampak pada penyiapan beragam layanan di Madinah dan Mekkah, baik transportasi maupun akomodasi, termasuk juga katering.
“Keterlambatan penerbangan juga berpotensi menjadikan jemaah semakin kelelahan karena terlalu lama menunggu,” tandasnya.
Baca juga: Begini Cara Mengobati Tumor ala Tips dr Zaidul Akbar, Pakai Bumbu Dapur Ini
Baca juga: Kejari Lhokseumawe Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ganja dari 38 Perkara
Baca juga: Mualem Secara Terbuka Ucapkan Dukungan untuk Djufri Efendi Sebagai Calon Kakwarda Pramuka Aceh
Kompas.com: Hari Ke-10 Keberangkatan Haji: 63.820 Jemaah Tiba di Madinah, 7 Orang Wafat
213.568 Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Tanah Air, Pemulangan Berakhir, 461 Orang Wafat |
![]() |
---|
Jamaah Haji Aceh yang Wafat di Arab Saudi Betambah Seorang Lagi, Kini Total Jadi 11 Jemaah |
![]() |
---|
Arab Saudi Sebut 1.301 Jemaah Haji Meninggal pada 2024, 83 Persen Tak Miliki Izin Resmi |
![]() |
---|
Timwas Haji Ungkap Beberapa Jemaah Haji Plus Ditipu Biro Travel, Tak Diberi Jatah Makan dan Bus |
![]() |
---|
Jemaah Haji Dilarang Bawa Pulang Air Zamzam di Koper Bagasi, Denda Rp 25 Juta Jika Kedapatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.