Konflik Palestina vs Israel
12 Anak Israel Tewas saat Main Bola di Lapangan, Kena Hantam Roket Hizbullah
Roket kelompok pejuang Islam Hizbullah tewaskan 12 anak Israel saat sedang bermain sepak bola di lapangan kota Druze Majdal Shams, Sabtu (27/7/2024).
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengklaim bahwa “keberadaan sejumlah operasi militer dan tembakan roket dari wilayah timur Khan Younis telah membuat keberadaan mereka di sana menjadi berbahaya.”
Padahal militer Israel sebelumnya telah menetapkan wilayah timur Khan Younis sebagai zona aman bagi warga Palestina yang mengungsi di wilayah tersebut.
Sementara dua minggu lalu, tentara Israel menewaskan sedikitnya 90 warga Palestina dan melukai 300 lainnya dalam serangan di wilayah al-Mawasi dekat Khan Younis, daerah yang sebelumnya telah diumumkan oleh militer Israel sebagai “zona aman.”
Perdana Menteri, Israel Benjamin Netanyahu membela pembantaian tersebut, dengan mengatakan serangan itu untuk menargetkan komandan sayap bersenjata Hamas, Mohammed Deif, dan wakilnya.
Namun, tidak ada konfirmasi dari Israel mengenai kematian komandan Hamas tersebut.
Mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel telah menghadapi kecaman secara internasional di tengah serangan brutalnya yang berkelanjutan di Gaza sejak serangan 7 Oktober.
Lebih dari 39.000 warga Palestina tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 89.900 terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Sembilan bulan lebih sejak serangan Israel, sebagian besar wilayah Gaza telah hancur di tengah blokade yang melumpuhkan terhadap makanan, air bersih, dan obat-obatan.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.