Keluarga Armor Kecewa Cut Intan Unggah Lagi Video Bukti KDRT 2022: Namanya Anak Muda Masih Labil
Rekaman video Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Armor terhadap istrinya, Cut Intan tersebut terjadi pada 4 Februari 2022, lalu.
Dengan kata lain, Armor dan Intan haruslah bisa saling introspeksi diri hingga bisa menemui kata damai.
"Kita itu diem tujuannya bukan karena merasa bersalah."
"Tapi memberikan waktu untuk Armor dan Intan untuk saling introspeksi diri," lanjutnya.
"Ya namanya anak muda yang masih labil, itulah mengapa kita beri kesempatan, biarlah mereka saling berpikir," tambah Irwansyah.
Sementara ketika tahu video KDRT Armor lainnya kembali viral, keluarga dibuat syok.
"Tapi begitu naik lagi (videonya), keluarga kaget syok 'ada apa ini sebenarnya'," jelas Irwansyah.
Namun, kini postingan video Intan sudah tidak dapat ditemukan lagi.
Hingga muncul tudingan pihak Armor atau keluarganya yang mendesak agar Intan menghapusnya.
Di hadapan awak media, Irwansyah membantah keluarga kliennya melakukan hal yang ditudingkan itu.
Lantaran soal postingan sosial media merupakan hak dari Intan selaku pemilik akun.
Meski demikian, Irwansyah mengingatkan lagi soal UU ITE kepada ibu tiga anak tersebut.
Ia meminta agar Intan bisa lebih bijak dalam menggunakan sosial media.
"Soal 'keluarga Armor minta take down' itu nggak ada. Itukan hak Intan tapi Indonesia punya UU ITE jadi harus betul-betul bijak bermain sosial media,"
Baca juga: Terkait KDRT, Cut Intan Nabila Kembali Bongkar Rekaman CCTV Tahun 2022
Intan Ucapkan Anniversary Pernikahan ke Armor untuk Terakhir Kali
Meski telah dilukai fisik dan psikisnya oleh sang suami, Intan tetap mengingat anniversary pernikahannya dengan Armor.
Sosok Ustaz Evie Effendi Diduga Aniaya Anak Perempuannya, Pernah Dipenjara, Ibu Tiri Pukul Korban |
![]() |
---|
Polisi Aniaya Pacar, Bripda LI Dilaporkan ke Polda Sulteng, Korban AR: Sudah Puluhan Kali Dipukul |
![]() |
---|
Begini Kejadian Istri Siri di Peusangan Bireuen Ditusuk Suami dengan Pisau |
![]() |
---|
Suami Tega Aniaya Istri, Ditusuk di Dada, Pelaku Kabur Ditangkap di Medan |
![]() |
---|
Haji Uma Antar Santri Aceh Ke LPSK, Dianiaya di Pesantren Bogor, 10 Bulan tak Ada Kejelasan Hukum |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.