Jelang Pilkada Aceh

Partai SIRA Belum Bersikap di Pilkada

Ketua Umum Partai SIRA, Muslim Syamsuddin yang dihubungi Serambi, Senin (2/9/2024) mengatakan pihaknya akan menentukan sikap dalam waktu dekat.

Editor: mufti
ist
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai SIRA, Muslim Syamsuddin, ST., MAP 

“Semalam (malam kemarin—red) kami sudah duduk kepengurusan kecil dan mengambil sikap untuk segera melaksanakan rapat pimpinan pusat Partai SIRA untuk menentukan perubahan arah dukungan cagub.” Muslim Syamsuddin, Ketua Umum Partai SIRA 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Partai SIRA hingga kini belum menentukan arah dukungan di Pilkada 2024 usai gagalnya Muhammad Nazar mencalonkan diri sebagai gubernur Aceh.

Ketua Umum Partai SIRA, Muslim Syamsuddin yang dihubungi Serambi, Senin (2/9/2024) mengatakan pihaknya akan menentukan sikap dalam waktu dekat.

"Semalam kami sudah duduk kepengurusan kecil dan mengambil sikap untuk segera melaksanakan rapat pimpinan pusat Partai SIRA untuk menentukan perubahan arah dukungan cagub," kata Muslim. 

Perubahan ini dilakukan setelah Ketua Majelis Tinggi Partai (MPT) Partai SIRA, Muhammad Nazar gagal melaju ke panggung Pilkada karena tidak ada dukungan partai politik. 

"Dulu sesuai dengan Kongres Partai SIRA tahun 2022 bahwa Partai SIRA akan mendukung dan mencalonkan Muhammad Nazar," terang Muslim yang juga anggota DPRA ini. 

"Karena tidak berhasil mencalonkan dengan partai politik, maka Partai SIRA dalam waktu dekat akan melakukan rapat pimpinan pusat untuk menetukan arah baru, apakah ke Mualem atau ke Bustami," tambahnya. 

Mengenai jadwal deklarasi, Muslim mengatakan masih menyesuaikan dengan jadwal pimpinan wilayah, termasuk soal tempat deklarasi.

"Karena syarat rapat pimpinan pusat harus diikuti pengurus DPP, MTP, dan seluruh DPW dari 23 kabupaten/kota," demikian Muslim Syamsuddin.

Seperti diketahui, pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh tahun 2024 diikuti dua pasangan kandidat yang kini sudah mendaftar ke KIP.

Yaitu, pasangan Bustami Hamzah-Tgk HM Yusuf A Wahab (Tu Sop) dan pasangan Muzakir Manaf-Fadhlullah (Mualem-Dek Fadh).

Pasangan Bustami-Tu Sop diusung oleh lima paratai peraih kursi di parlemen yaitu Partai NasDem, PAN, Partai Golkar, PAS Aceh dan PDA.

Sedangkan Mualem-Dek Fadh diusung oleh delapan partai yaitu Partai Aceh, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS, PKB, PPP, PDIP, dan PNA.(mas)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved