Serangan Rudal Hizbullah Hujani Israel, Targetkan Pangkalan Strategis, Iron Dome Tak Mampu Bendung

Serangan rudal dan drone Hizbullah telah menargetkan pangkalan strategis Israel di dekat Danau Tabaraya.

Editor: Faisal Zamzami
khaberni/HO
Gambar ILustrasi. Kelompok milisi Lebanon, Hizbullah dilaporkan menyergap konvoi tentara Israel dan menghujani IDF dengan berbagai jenis tembakan mulai dari peluru artileri, rudal berpemandu, hingga senjata anti tank di Ruwaisat Al-Alam, Kamis (25/4/2024) malam. 

SERAMBINEWS.COM - Hizbullah Lebanon kembali melakukan serangkaian serangan udara ke wilayah Israel pada Selasa (10/9/2024).

Serangan rudal dan drone Hizbullah telah menargetkan pangkalan strategis Israel di dekat Danau Tabaraya.

Aksi Hizbullah ini sebagai bentuk tanggapan atas serangan Israel di Bekaa Barat, di mana satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka.

 
Angkatan Udara Tak Berawak Hizbullah meluncurkan kawanan drone ke pangkalan Ama'id di barat laut Danau Tabaraya.

Dikutip dari Al Mayadeen, pangkalan tersebut terletak di 18,5 km dari garis penarikan Israel dari Lebanon Selatan.

Pangkalan tersebut merupakan rumah bagi markas besar cadangan Komando Utara Israel, pangkalan cadangan Divisi ke-91, dan gudang logistik.

Serangan tersebut merupakan yang ketiga kalinya selama periode kampanye dukungan Perlawanan untuk Jalur Gaza.

Pada 12 Juni, pejuang Hizbullah menembakkan salvo peluru artileri roket ke pangkalan tersebut, dan pada 21 Agustus, kawanan pesawat tanpa awak diluncurkan ke pangkalan itu lagi.

Media Israel melaporkan satu pesawat tak berawak terbang sejauh sedikitnya 20 km dan selama lebih dari 15 menit di dalam wilayah yang diduduki Israel dan mengenai sasarannya, melewati upaya intersepsi Israel.

Sistem anti-udara Israel telah menjadi pusat perhatian atas kinerjanya terhadap pesawat tak berawak Hizbullah, di mana dalam banyak kasus, pertahanan mahal ini gagal mencegat serangan udara.

Hizbullah juga menargetkan lokasi penempatan artileri tetap milik Brigade Artileri ke-282, Batalyon ke-411 di Neve Ziv dan markas komando, yang saat ini menampung pasukan dari Brigade Golani, di pangkalan Gunung Niriya.

Unit artileri Hizbullah menembaki lokasi militer Roueissat al-Alam di Perbukitan Kfar Chouba, Lebanon yang diduduki Israel.

Tepat dua jam kemudian, Hizbullah melancarkan dua serangan serentak dengan menembaki lokasi militer al-Aabasiyeh pada serangan pertama dan menyerang posisi tentara pendudukan Israel di lokasi militer al-Raheb pada serangan kedua.

Kedua serangan tersebut mengenai sasaran yang dituju secara langsung.

 
Pejuang Hizbullah kemudian menyerang situs militer al-Aabad, menargetkan perangkat lunak mata-mata yang terpasang di sana dan memberikan serangan langsung terhadap perangkat lunak tersebut.

Baca juga: Hizbullah Kembali Lakukan Serangan Udara ke Israel, Iron Dome Tak Berdaya

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved