Konflik Palestina vs Israel
Gara-gara IDF, Netanyahu Terkurung di Negaranya Sendiri, Tunda Pergi ke New York karena Takut
Penundaan ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi setelah Israel melancarkan agresi terhadap sebuah bangunan perumahan di pinggiran Lebanon
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Al-Mashat juga menekankan komitmen penuh Yaman untuk mencapai perdamaian yang adil dan terhormat.
Ia meminta para pemimpin negara agresor untuk menghentikan perang yang tidak masuk akal ini, karena telah menjadi jelas bahwa tujuannya tidak dapat tercapai.
"Satu-satunya solusi adalah mendekati perdamaian dengan niat yang tulus, mencabut pengepungan, dan memenuhi persyaratan perdamaian,
yang meliputi pembayaran gaji warga Yaman dari sumber daya nasional mereka, pembukaan penuh bandara dan pelabuhan Yaman, pembebasan semua tahanan, kompensasi atas kerusakan, dan penarikan penuh semua pasukan asing," katanya.
Al-Mashat memperingatkan risiko yang akan timbul jika mempertahankan kondisi tidak perang maupun damai, sementara memperpanjang permusuhan terhadap rakyat Yaman,
memperketat pengepungan, dan membuat mereka kelaparan dengan menghalangi pembayaran gaji.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Trump Sesumbar Akhiri Perang Gaza dalam Dua Pekan di Tengah Serangan Israel yang Terus Meningkat |
![]() |
---|
Kehancuran Rumah Sakit Nasser Gaza usai Serangan Ganda Israel, 22 Orang Tewas Termasuk 5 Jurnalis |
![]() |
---|
Trump Siapkan Rencana Gaza Pasca-perang, Warga Palestina Khawatir Jadi Korban Relokasi Paksa |
![]() |
---|
Enam Orang Tewas dan Puluhan Terluka Akibat Serangan Israel ke Ibu Kota Yaman, Houthi Janji Balas |
![]() |
---|
Israel Serang Ibu Kota Yaman dengan Bom Cluster, Menargetkan Infrastruktur Sipil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.