Konflik Palestina vs Israel

Gara-gara IDF, Netanyahu Terkurung di Negaranya Sendiri, Tunda Pergi ke New York karena Takut

Penundaan ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi setelah Israel melancarkan agresi terhadap sebuah bangunan perumahan di pinggiran Lebanon

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
AP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

Al-Mashat juga menekankan komitmen penuh Yaman untuk mencapai perdamaian yang adil dan terhormat.

Ia meminta para pemimpin negara agresor untuk menghentikan perang yang tidak masuk akal ini, karena telah menjadi jelas bahwa tujuannya tidak dapat tercapai.

"Satu-satunya solusi adalah mendekati perdamaian dengan niat yang tulus, mencabut pengepungan, dan memenuhi persyaratan perdamaian, 

yang meliputi pembayaran gaji warga Yaman dari sumber daya nasional mereka, pembukaan penuh bandara dan pelabuhan Yaman, pembebasan semua tahanan, kompensasi atas kerusakan, dan penarikan penuh semua pasukan asing," katanya.

Al-Mashat memperingatkan risiko yang akan timbul jika mempertahankan kondisi tidak perang maupun damai, sementara memperpanjang permusuhan terhadap rakyat Yaman, 

memperketat pengepungan, dan membuat mereka kelaparan dengan menghalangi pembayaran gaji.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved