Kupi Beungoh
Evaluasi PON Aceh-Sumut 2024: Citra Aceh dan Dampak Positif Lainnya
Bukan hanya sukses dalam penyelenggaraan, Aceh juga berhasil menunjukkan kelasnya sebagai tuan rumah yang tangguh dan mampu bersaing
Oleh: Wildia Ulfita Ladayani
Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 baru saja berakhir. Even empat tahunan ini berhasil membawa nama Aceh ke puncak dalam pembicaraan nasional. Sejumlah dampak positif pun diterima Aceh.
Bukan hanya sukses dalam penyelenggaraan, Aceh juga berhasil menunjukkan kelasnya sebagai tuan rumah yang tangguh dan mampu bersaing di kancah olahraga nasional.
Dibanding PON sebelumnya, PON Aceh-Sumut 2024 cukup hemat anggarannya. Tetapi efisiensi anggaran tidak menghalangi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan PON Aceh-Sumut.
Dalam konferensi pers yang digelar Media Center PON, Mayjen TNI Purn Andrie Tardiwan Utama Soetarno selaku Ketua Panwasrah PON XXI Wilayah Aceh menyampaikan pihaknya sempat khawatir akan kelancaran penyelenggaraan PON Aceh-Sumut. Tetapi kekhawatiran itu sirna ketika pertandingan demi pertandingan berlangsung.
"Memang di saat awal-awal itu ada sedikit kekhawatiran saya dengan pembangunan venue-venue menimbang waktu persiapan acara PON ini,” kata Andrie Tardiwan dalam konferensi pers yang ikut kami hadiri pada Rabu (18/09/2024).
“Tetapi kekhawatiran itu sirna setelah saya mendarat di Aceh. Yang paling berkesan bagi saya adalah transportasinya itu sangat cepat, smooth dan nyaman untuk tamu itu," tambahnya.
Baca juga: Serunya Wisata Kuliner di Pusat Jajanan UMKM di Tengah Kota Takengon
Angkat Nama Aceh
Kesuksesan Aceh sebagai tuan rumah PON XXI 2024 telah mengangkat jati diri Aceh di level nasional. Aceh mampu menjadi tuan rumah yang baik dan berkesan bagi tamu yang datang dari seluruh Indonesia.
Dari segi prestasi, Aceh berhasil meraih peringkat ke-6 dari 38 provinsi pada PON 2024. Sebuah pencapaian luar biasa yang menandai peningkatan signifikan dari peringkat ke-17 di PON Jawa Barat 2016 dan peringkat ke-12 di PON Papua.
Kita patut apresiasi KONI Aceh di bawah kepemimpinan Kamaruddin alias Abu Radak yang berhasil membina atlet-atlet Aceh. Kita juga berharap “janji” pemberian bonus Rp 500 juta untuk setiap keping medali emas terwujud (Kompas.com, edisi 3 Agustus 2024, KONI Aceh Usulkan Bonus Rp 500 Juta untuk Atlet Peraih Medali Emas PON)
Image Positif tentang Aceh
Aceh berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan evan besar nasional sehingga dapat mengubah stereotip masyarakat luar tehadap Aceh yang belakangan ini banyak yang dianggap terlalu tertutup.
Para pengunjung mengakui Aceh adalah daerah yang luar biasa ramah dan toleran. Bumi Aceh nyaris tak ada preman jalanan, begal dan perampok.
PON Aceh-Sumut menjadi bukti nyata dari komitmen Aceh untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, menggerakkan roda ekonomi, dan membangun citra positif daerah. PON XXI 2024 juga mendapat apresiasi dalam bidang keamanan.
Para tamu salut pada keramahan, antusiasme dan kejujuran orang Aceh. Hal ini terlihat dari kisah seorang pelatih Muaythai asal Jawa Timur yang tercecer HP-nya saat berada di Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wildia-Ulfita-Ladayani-Mahasiswi-Prodi-KPI-FDK-UIN-Ar-Raniry.jpg)