Breaking News

Salam

Inspirasi dari Kesuksesan PON

Namun, cerita-cerita kesuksesan jauh lebih banyak dan bisa disaksikan dan dirasakan oleh ribuan atlet dan ofisial yang datang ke Aceh sebagai tamu.

Editor: mufti
Serambi Indonesia
Kembang api pada pembukaan PON XXI Aceh Sumut di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin (9/9/2024) malam. 

PON Aceh XXI Aceh-Sumut sudah ditutup. Ribuan atlet dan ofisial juga sudah pulang. Yang tersisa mungkin kenangan bahwa Aceh berhasil meraih juara 6. Tentu ada juga kekurangan di sana-sini, termasuk soal konsumsi yang dituding sebagian tak layak dan wasit yang dituduh memihak. Juga ada aksi kekerasan yang dilakukan oleh pemain terhadap wasit.

Namun, cerita-cerita kesuksesan jauh lebih banyak dan bisa disaksikan dan dirasakan oleh ribuan atlet dan ofisial yang datang ke Aceh sebagai tamu. Begitu juga jika ada beberapa kegiatan yang disinyalir menyimpang dari hukum, takkan mengurangi cerita kesuksesan itu sendiri.  Bahkan kalau ditelusuri lebih jauh, minimnya anggaran dan penyelenggaraan acara yang tergesa-gesa, ikut menyumbang pada aspek ketidakpuasan penyelenggaraan PON kali ini.  Agenda-agenda event nasional ini juga tak jauh dari putusan-putusan politis, sementara cabor yang dipertandingkan lebih banyak dibandingkan PON sebelumnya. Ini berarti, PON kali ini memang penuh tantangan. 

Di luar itu semua, alhamdulillah Aceh kali ini mendapatkan ranking terbaik sepanjang sejarah PON digelar. Tuan rumah PON 2024 ini mengantongi 65 emas, 48 perak, 79 perunggu, dan total 192 medali.

Aceh yang sempat bertahan di posisi lima besar selama berlangsungnya PON, akhirnya berada di bawah juara bertahan Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Jawa Tengah.

Untuk Jawa Barat, ini merupakan gelar ketiga mereka setelah berjaya di PON 2016 di Jawa Barat, dan tahun 2021 di Papua. Alhamdulillah, prestasi Aceh di pentas PON dalam tiga edisi terakhir mampu mendongkrak posisi dari selama ini di papan bawah.

Tentu, yang lebih sulit adalah mempertahankan prestasi tersebut, dan kalau bisa lebih meningkat dari prestasi yang sudah ada pada gelaran PON selanjutnya di NTT dan NTB.  Pelatihan atlet harus berlangsung terus menerus untuk menyiapkan diri sejak awal. 

Nah, bagi pemerintah Aceh juga bersiap-siap menyerahkan bonus yang sudah dijanjikan. Sebesar apa bonus yang dijanjikan oleh pimpinan daerah, maka harus direalisasikan secepatnya.

Di luar itu, yang tak kalah penting adalah soal venue. Ada sejumlah venue yang dibangun dan direhab dengan biaya miliaran rupiah harus dijaga dan dipelihara. Ini merupakan aset daerah yang dibangun tidak mudah. Semua itu butuh komitmen pihak terkait untuk memanfaatkan semaksimal mungkin, sekaligus merawatnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa penutupan PON di Aceh berlangsung meriah pada 20 September, seperti juga pembukaan pada 9 September 2024. Di Aceh, seremonial penutupan digelar bersamaan Di Aceh, rangkaian acara penutupan diawali dengan penampilan seni, dilanjutkan dengan defile para kontingen dari seluruh Indonesia yang bertanding di wilayah Aceh. Setiap perwakilan provinsi berbaris melewati area utama di atas panggung yang dibangun di depan stadion. Kegiatan ini digelar di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh

Acara dihadiri oleh Ketua Harian PB PON XXI Wilayah Aceh, Azwardi, AP, M.Si, yang juga menjabat sebagai Plh Sekda Aceh, beserta unsur Forkopimda dan para pejabat terkait. 

Dalam sambutannya, Azwardi menyampaikan bahwa PON XXI ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momen bersejarah yang menyatukan seluruh elemen bangsa dalam semangat kebersamaan dan persatuan.

"Hari ini, kita berkumpul dalam suasana penuh haru dan bahagia untuk merayakan penutupan PON XXI. PON ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga momen bersejarah yang menyatukan kita dalam kebersamaan. Ada tawa, tangisan, senyum, dan bahkan air mata selama pelaksanaan PON ini. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita melihat sisi terang dari perjalanan penuh perjuangan ini," ujar Azwardi. Ya, PON sudah selesai. Upaya, tekad, dan semangat  kerja sama yang ditunjukkan untuk menyukseskan PON moga-moga bisa menginspirasi kesuksesan berbagai kegiatan lain dalam  membangun Aceh. Semoga!

 

POJOK

KIP jangan rugikan Paslon

Semoga saja

USK perkuat kerja sama dengan kampus di Swiss

Jangan lupakan bidang pengabdian masyarakat

BPOM janji perketat pengawasan produk impor

Ah, ini teori yang jarang bisa ditepati 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved