Kupi Beungoh
Pemimpin Yang Akan Kita Pilih
Maka perlu adanya komitmen kita semua dalam memilih tipe pemimpin-pemimpin yang tepat untuk negeri yang tercinta yaitu Indonesia Raya.
Oleh : Dr. H. Mukhsinuddin, S.Ag, MM
PELAKSANAAN Pesta Demokrasi secara serentak dari seluruh Nusantara sebentar lagi dilaksanakan untuk memilih para pemimpin rakyat baik dari daerah maupun sampai ke tingkat provinsi dengan penuh harapan dan optimistis untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas,
dan mampu membangun Daerah secara kusus dan Indonesia yang lebih baik, walaupun upaya penataan dan mengatasi krisis pemimpin belum berjalan secara optimal karena kita masih juga mengalami krisis multimensional dalam kepemimpinan saat ini.
Dari perjalanan era reformasi yang dinamis ini mengharuskan kita melakukan perubahan-perubahan mengenai makna kepemimpinan untuk lebih baik dan berkualitas.
Maka perlu adanya komitmen kita semua dalam memilih tipe pemimpin-pemimpin yang tepat untuk negeri yang tercinta yaitu Indonesia Raya.
Memang Regulasi pemilu yang silih berganti dilakukan setiap kali, tapi reformasi dan perbaikan terus kita ingin diwujudkan, sehingga memimpin tidak semata berkuasa namun yang terpenting ada kemauan politik untuk mengelola segala sumber daya negara untuk kemakmuran rakyat semata.
Saat ini kita membutuhkan pemimpin yang amanah dan berkarakter, baik di tingkat eksekutif, legislatif, dan yudikatif karena pemimpin bangsa ini untuk menuju Indonesia yang makmur, aman dan sejahtera serta berkelanjutan.
Saat ini kita akan memilih pemimpin Daerah masing-masing, dari itu kita akan memberikan amanah dan tanggung jawab untuk bekerja dan kepemimpian mereka itu.
Pemimpin yang berkarakter kuat, cerdas, disiplin, tegas, terbuka dan jujur adalah impian masyarakat kita semua.
Tatkala ketika dihadapkan pada kehidupan nyata di dunia pemerintahan (eksekutif, legislatif dan yudikatif) bilamana kedudukan dan kekuasaan menjadi tujuan utama.
Pemimpin yang amanah dan berkarakter yang diharapkan oleh rakyat adalah pemimpin yang berani mengambil keputusan demi pembelaan terhadap nasib rakyat.
Pemimpin yang memiliki semangat seperti itu yang harus diberi amanah sekaligus dukungan oleh rakyat.
Untuk itu dibutuhkan sistem dan budaya politik yang sehat dan partisipatif.
Dengan demikian orientasi organ-organ politik seharusnya mengacu pada kepentingan kesejahteraan rakyat sehingga tidak mendistorsi esensi demokrasi yang telah dipilih sebagai prinsip-prinsip penyelenggaraan negara, termasuk dalam memilih pemimpin.
Pemimpin Yang Amanah
| Antara Kebijakan dan Kriminalisasi: Membaca Kasus Gus Yaqut dengan Jernih |
|
|---|
| Dari Thaif ke Aceh: Makna Isra Mikraj di Tengah Bencana |
|
|---|
| Jaga Marwah USK: Biarkan Kompetisi Rektor Bergulir dengan Tenang dan Beradab |
|
|---|
| Banjir Aceh yang Menghapus Sebuah Kampung |
|
|---|
| Serambi Indonesia Cahaya yang tak Padam di Era Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Panitia-Wisuda-STAIN-Meulaboh_Dr-Mukhsinuddin-MM.jpg)