Berita Aceh Besar

DLH Aceh Besar Maksimalkan Pelayanan Sampah kepada Masyarakat, Muwardi: Gampong Bisa Kelola Mandiri

“Perangkat gampong di Aceh Besar bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dengan menggunakan anggaran desa," terang Muwardi.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Dok DLH Aceh Besar
Petugas DLH Aceh Besar mengangkut tumpukan sampah untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir, Kamis (26/9/2024). 

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Usai perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar kembali memaksimalkan layanan sampah bagi masyarakat.

Kepala DLH Aceh Besar, Muwardi, SH mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan sampah bagi masyarakat sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan di Aceh Besar.

“Kita terus optimalkan layanan, tidak hanya saat ada perayaan hari besar atau event nasional saja, namun setiap saat kita melakukan penertiban sampah di Aceh Besar,” kata Muwardi, Jumat (27/9/2024).

Ia menyampaikan, kebersihan lingkungan itu menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah saja, tapi masyarakat juga memiliki tanggung jawab yang sama. 

“Perangkat gampong di Aceh Besar bisa melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dengan menggunakan anggaran desa, jadi tidak ada alasan untuk membiarkan sampah berserakan,” terangnya.

Ia mengatakan, sampah memang sering menjadi persoalan dan mengganggu, karena setiap hari volumenya semakin bertambah, namun kurang mendapat perhatian bersama.

“Untuk itu, sosialisasi ini digelar supaya kita semua memiliki informasi dan edukasi agar peduli terhadap sampah,” paparnya.

Ia menambahkan, bahwa peduli sampah tidak hanya soal membuang sampah pada tempatnya, namun juga bagaimana masyarakat dapat memilah sampah yang masih bisa dimanfaatkan maupun yang bisa dijual atau bernilai ekonomis.

“Sampah tidak semuanya tidak berguna, ada yang masih bisa dimanfaatkan seperti untuk organik maupun yang dapat diolah kembali dan bernilai ekonomis,” beber dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah (LB3) DLH Aceh Besar, Mulyadi, SH mengharapkan, kepada masyarakat Aceh Besar untuk dapat memilah limbah B3 dari rumah tangga. 

Limbah B3 rumah tangga adalah limbah yang mengandung bahan atau kemasan berbahaya dan beracun yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga atau sehari-hari.

Seperti, kata dia, baterai bekas adalah salah satu contoh limbah B3 rumah tangga yang tidak mudah terurai. 

Baterai mengandung berbagai logam berat seperti merkuri, nikel, timbal, kadmium, dan lithium.

"Baterai yang sudah tidak terpakai lagi masuk dalam kategori limbah B3 yang sering ditemui di rumah tangga. Jadi, sebaiknya masyarakat memilah terlebih dahulu,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved