Jelang Pilkada Aceh
Kegiatan Cagub-Cawagub Aceh
Om Bus menghadiri peresmian Rumah Kita Bersama di Bireuen. Sementara Dek Fadh bersilaturahmi dengan mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah
Memasuki masa kampanye, masing-masing pasangan Cagub/Cawagub Aceh turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan visi-misinya. Pada Kamis kemarin, Bustami alias Om Bus menghadiri peresmian Rumah Kita Bersama di Bireuen. Sementara Fadhlullah alias Dek Fadh bersilaturahmi dengan mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dan istrinya Niazah A Hamid di kawasan Geuceu Meunara, Aceh Besar, Rabu (25/9/2024).
Ribuan warga Bireuen dan relawan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh, Bustami Hamzah-HM Fadhil Rahmi menghadiri peresmian Rumah Kita Bersama (RKB) di jalan utama Gampong Juli Cot Meurak, Juli, Kamis (26/9/2024). Rumah Kita Bersama diresmikan dan dipeusijuek oleh Pimpinan Dayah Mudi Mesra, Abu Syekh Hasanoel Basri atau Abu Mudi. Turut hadir puluhan tokoh Bireuen seperti H Subarni A Gani dan sejumlah lainnya.
Hadir juga TM Nurlif selaku Ketua Partai Koalisi Pemenangan Om Bus-Syech Fadhil serta perwakilan partai pengusung dan pendukung lainnya. Selain itu, anak almarhum Tu Sop, Teungku Muzammil juga terlihat di barisan depan. Ia turut didampingi oleh keluarga besar Dayah Babussalam Jeunieb.
Sekretaris DPD II Golkar Bireuen, Yusri Abdullah kepada Serambi, mengatakan, kegiatan itu diawali peusijuek Rumah Kita Bersama dan calon gubernur/wakil gubernur, Bustami Hamzah-Muhammad Fadhil Rahmi yang dilakukan Abu Mudi Samalanga.
Membeludaknya massa yang hadir dalam proses peresmian posko tersebut, membuat ruas Jalan Tgk M Amin yang berada kawasan Dusun Meurah Utara, Gampong Cot Meurah, Kecamatan Juli, harus ditutup selama lima jam lebih. Massa yang hadir tidak saja dari kalangan orang tua, juga ribuan anak muda dan perempuan.
Ketua Rumoh Kita Bersama Bireuen, Sofyan Ali dalam sambutannya di hadapan ribuan warga mengatakan, siap memenangkan pasangan Bustami-Fadhil di Bireuen. "Pasangan ini sudah diuji berbagai cobaan sejak mendaftar. Namun, harus diingat bahwa tidak ada pelaut hebat yang lahir dari laut yang tenang," kata Sofyan Ali.
Calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah dalam pidatonya antara lain mengatakan, Kamis kemarin merupakan hari kedua melakukan kampanye. Di mana, kampanye pertama Rabu (25/9/2024) saat menyampaikan visi-misi di gedung DPRA.
"Saya sengaja memilih Kota Bireuen sebagai tempat permulaan kampanye saya di luar Kota Banda Aceh, karena Bireuen memiliki banyak nilai sejarah yang patut kita banggakan bersama. Sejarah mencatat bahwa Bireuen adalah kota perjuangan, kota santri, kota yang menjadi pusat perdagangan di Aceh. Artinya, Bireuen adalah kota paling mandiri di Aceh," sebut Om Bus.
"Saya memilih Bireuen sebagai awal gerakan masa kampanye kami secara resmi. Sebab, saya punya keyakinan yang tinggi, jika Bireuen sudah bisa kita kuasai, maka ini akan menjadi modal besar bagi kita untuk menaklukkan Aceh secara keseluruhan," ujarnya.
Pertemuan juga dihadiri puluhan tokoh Bireuen antara lain H Ridwan Khalid, Ir Razuardi MT, Ustaz Fauzi, Drs Iskandar Yusuf MPd, Keuchik Muhammad Amin alias Cik Min, dan tokoh lainnya.(yus)
Dek Fadh silaturahmi ke Abu Doto
Calon wakil gubernur Aceh, Fadhlullah alias Dek Fadh, melakukan bersilaturahmi dengan mantan gubernur Aceh, Zaini Abdullah atau lebih dikenal Abu Doto dan istrinya Niazah A Hamid di kediamannya di kawasan Geuceu Meunara, Aceh Besar, Rabu (25/9/2024).
Juru Bicara Tim Kampanye Aceh Mualem-Dek Fadh, Mahfudz Y Loethan mengatakan, pertemuan ini banyak diisi dengan diskusi tentang bagaimana gerak pembangunan Aceh lebih baik ke depan.
"Dek Fadh menyampaikan rencana sesuai visi dan misinya bersama Mualem, untuk menyambung kembali pembangunan Masjid Raya Baiturrahman yang sempat dibangun di era pemerintahan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf pada tahun 2015 silam," sebut Mahfudz.
Dalam pertemuan itu, Dek Fadh dan Abu Doto banyak berdiskusi terkait pengembangan Masjid Baiturrahman, supaya menjadi pusat pemberdayaan umat dan mengembangkan masjid menjadi ikon sekaligus sebagai simbol peradaban Islam di Serambi Mekkah.
"Dek Fadh menggambarkan rencananya terkait perluasan pembangunan landscape dan infrastruktur lainya, dimana nantinya direncanakan landscape masjid ini diperluas sampai ke samping krueng Aceh," sebut Mahfudz.
Dek Fadh yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Aceh ini memohon bimbingan dan doa restu dari Abu Doto dalam menghadapi Pilkada ini. "Abu Doto (Zaini Abdullah) sangat merasa terharu atas gagasan yang disampaikan Dek Fadh, beliau Insya Allah akan mendukung semua program-program yang terbaik buat Aceh untuk membawa Aceh lebih mulia di mata dunia dan maju ke depan," ujar Mahfudz.
Dalam pertemuan itu, Dek Fadh turut didampingi Ketua Gemira Aceh yang juga Ketua Tim Koordinator UAS di Aceh, Ustaz Nazar Yahya, Ketua Tidar Aceh, Mawardi Nur dan tim kampanye Aceh Mualem-Dek Fadh lainnya.(mas)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.