Konflik Palestina vs Israel
Israel vs Hizbullah Memanas, Ini Alasan Mahasiswa di Lebanon Belum Memilih Pulang ke Aceh
Ini alasan mahasiswa di Lebanon belum memilih pulang ke Aceh di tengah memanasnya konflik antara Israel vs kelompok pejuang Islam Hizbullah.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Pesawat angkut C-2 akan dikerahkan untuk mengevakuasi sekitar 50 warga negara Jepang yang saat ini berada di Lebanon.
Demikian tulis sejumlah media termasuk Kyodo News, mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya.
Israel Mulai Berani Invasi Negara Lain?
Sementara diberitakan sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) instruksikan warga Lebanon untuk mengungsi, mulai berani invasi negara lain?
IDF mengeluarkan pesan dalam bahasa Arab pada Rabu pagi mendesak warga sipil Lebanon mengungsi dari rumah mereka karena keberadaan senjata Hizbullah.
Israel juga memperingatkan warga Lebanon belum aman untuk kembali.
“Demi keselamatan Anda, jangan kembali ke rumah sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” demikian bunyi pesan tersebut dikutip dari Times of Israel, Kamis (26/9/2024).
IDF menekankan, militer Israel terus melancarkan gelombang serangan lainnya terhadap target-target Hizbullah di Lebanon.
Israel menghantam operasi Hizbullah, puluhan depot senjata termasuk yang menyimpan rudal jelajah, peluncur rudal presisi dan infrastruktur lainnya.
Militer mencatat bahwa ledakan susulan dapat dilihat dalam rekaman setelah serangan, “yang mengindikasikan bahwa banyak senjata disimpan di fasilitas tersebut.”
Diketahui perang terus berkecamuk dan semakin meluas, saling serang antara kelompok pejuang Islam Hizbullah dari Lebanon dan Israel masih terjadi hingga saat ini.
Terbaru Hizbullah untuk pertama kalinya berhasil menembakkan rudal ke jantung Kota Tel Aviv, kelompok pejuang Islam itu menargetkan markas intelijen Israel atau Mossad.
“Hizbullah mengklaim telah menargetkan markas besar Mossad di dekat Herzliya, sebuah kota dekat Tel Aviv dengan rudal balistik Qader 1,” tulis laporan tersebut.
Serangan di wilayah Tel Aviv terjadi di tengah kekerasan lintas perbatasan yang berlangsung selama beberapa hari di wilayah utara.
Hizbullah terus menembakkan rentetan roket ke Israel sepanjang Rabu pagi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.