Sejarah Dunia
AS ‘Disibukkan’ dengan Pyongyang, Inilah Sejarah Keterlibatan Militer Korea Utara di Perang Vietnam
Pengerahan ribuan tentara Korea Utara untuk membantu Rusia memerangi Ukraina telah memicu kekhawatiran negara-negara Barat.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
AS ‘Disibukkan’ dengan Pyongyang, Inilah Sejarah Keterlibatan Militer Korea Utara di Perang Vietnam
SERAMBINEWS.COM - Pengerahan ribuan tentara Korea Utara untuk membantu Rusia memerangi Ukraina telah memicu kekhawatiran negara-negara Barat.
Hal ini membuat para pengamat militer untuk mencermati keterlibatan Korea Utara di masa lalu dalam perang di luar negeri untuk mengetahui apa yang terjadi.
Beberapa analis Barat percaya bahwa Kim Il Sung senang melihat Amerika sibuk dengan Vietnam untuk meringankan tekanan militernya terhadap Korea Utara.
Cucunya, Kim Jong Un, yang lahir sekitar satu dekade setelah Perang Vietnam berakhir, mungkin sama senangnya melihat Amerika Serikat disibukkan dengan perang di Ukraina.
Selama 60 tahun terakhir, militer dan tentara Korea Utara diketahui telah terlibat langsung dalam Perang Vietnam dan Perang Yom Kippur di Timur Tengah pada tahun 1973.
Perang Vietnam merupakan perang yang lebih lama dari keduanya dan berskala jauh lebih besar.
Pada tahun 1965, Kim Il Sung, pendiri Korea Utara dan kakek dari pemimpin tertinggi saat ini Kim Jong Un, mengirim pilot pesawat tempur muda ke Vietnam Utara untuk memerangi apa yang mereka lihat sebagai imperialisme dan kolonialisme Barat.

Pilot Korea Utara pertama dan termuda, yang tewas di Vietnam adalah Won Hong Sang, yang ditembak jatuh pada 24 September 1965, saat usianya baru 19 tahun.
Namun, kematiannya tidak menghalangi pimpinan Korea Utara untuk mencari peran yang lebih besar dalam perang melawan militer AS.
Misi Korea Utara dan Permintaan Kim Il Sung
Misi Korea Utara jarang disebutkan di Vietnam saat ini.
Para sejarawan Vietnam secara umum sepakat bahwa Kim Il Sung-lah yang secara sukarela mengirimkan prajurit mudanya untuk bertempur di Vietnam Utara pada tahun 1960-an.
Hal itu bertentangan dengan kepercayaan bahwa Hanoi meminta pilot tersebut karena ada kebutuhan mendesak bagi mereka.
Pendiri Republik Rakyat Demokratik Korea atau DPRK, mengunjungi Vietnam pada tahun 1958 dan 1964, tahun ketika AS memulai perang terbuka di negara tersebut dan sekutunya Korea Selatan mengirim pasukan pertamanya ke Vietnam Selatan.
Sekelompok pilot Korea Utara pertama dilaporkan dikirim ke Hanoi pada tahun 1965 untuk berlatih menggunakan pesawat tempur sumbangan Soviet.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.