Kupi Beungoh
Perempuan di Belakang Layar Pilkada Aceh
Pasangan yang cerdas dan mampu membaca peluang seperti ini tidak dimiliki oleh semua paslon gubernur dan wakil gubernur dalam pilkada Aceh
Saat sekarang ini Marlina terus bergerak ke berbagai kelas masyarakat untuk mengkampenyakan suaminya.
Melalui Yayasan Tabina yang dibangunnya ia terus berbakti di ranah sosial. Menurutnya ia hadir ke dalam kehidupan masyarakat untuk mendukung suami, sebagai penyemangat, penguat dalam menghadapi dinamika perjalanan karir sang suami di ranah politik, ekonomi dan sosial.
Menurutnya kepemimpinan bukan sekedar kekusaan tetapi pengaabdian, keberhasilan suami terletak pada dukungan yang kuat dari keluarga terutama pasangan (istri) yang fungsinya bukan sekedar pendamping melainkan penggerak.
Marlina juga aktif menyemangati anak-anak muda yang tergabung dalam Simpul Gerakan Pejuang Mualem-Dek Fadh (siGam). Sumber; (Nasrullah dalam jurnalisme warga, Serambi Indonesia 10/102024).
Dalam pantauan media, Marlina juga pernah membantu memulangkan janazah warga Aceh yang meninggal di Malaysia (Serambi, 7 Oktober 2024).
Perempuan hebat
Hal yang sama juga dirasakan Ibu Mellani Subarni, B.BA atau dikenal dengan Bunda Ella. Beliau telah mendampingi Bustami Hanmzah sepanjang karirnya di jajaran Pemerintah Aceh.
Dalam beberapa tahun terakhir ini saja, dalam kapasitas sebagai istri pejabat ia telah berkiprah dalam banyak jabatan seperti Pj Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Pembina Posyandu Aceh, Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh, Ketua atau Bunda Generasi Berencana (GenRe) dan Bina Keluarga Balita (BKB) Aceh, Bunda Literasi Aceh, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DPW) Aceh.
Dalam akun Instrgramnya, Bunda Ella menulis; “Kita bisa karena kita bersama”.
Tentu saja regam jejak ini sedikit banyaknya akan membantu Om Bus untuk menarik dukungan masyarakat Aceh sebanyak mungkin melalui kibrah Bunda Ella sepanjang karir jabatannya di jajaran Pemerintah Aceh.
Namun untuk dua bulan terakhir ini, nampaknya Bunda Ella harus bekerja keras untuk melakukan sesuatu yang berarti guna meloloskan Om Bus sebagai Gubernur Aceh.
Sejauh pantauan di media masa atau media sosial, Bunda Ellah aktif berduet dengan Ibu Dr. Sarina Aini, istri dari Syekh Fadhil, dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan dan pendidikan keumatan.
Hal yang sedikit berbeda saya alami ketika hendak mencari data atau informasi tentang istri dari Fadhlullah atau Dek Fadh.
Pada Wikipedia tertulis bahwa nama istri Dek Fadh adalah Mukarramah, cuma itu saja tanpa keterangan lain yang lebih melengkapi.
Pada jejek digitalpun sulit menemukan postingan Dek Fadh bersama istri atau keluarga sebagaimana layaknya pasangan figur publik lainnya.
Kemudahan Tanpa Tantangan, Jalan Sunyi Menuju Kemunduran Bangsa |
![]() |
---|
Memaknai Kurikulum Cinta dalam Proses Pembelajaran di MTs Harapan Bangsa Aceh Barat |
![]() |
---|
Haul Ke-1 Tu Sop Jeunieb - Warisan Keberanian, Keterbukaan, dan Cinta tak Henti pada Aceh |
![]() |
---|
Bank Syariah Lebih Mahal: Salah Akad atau Salah Praktik? |
![]() |
---|
Ketika Guru Besar Kedokteran Bersatu untuk Indonesia Sehat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.