Konflik Palestina vs Israel

Netanyahu:Israel Akan Melanjutkan 'Misi Suci' Dengan Hamas Setelah Gencatan Senjata dengan Hizbullah

Netanyahu menyebutkan tiga alasan mengapa Israel bersedia mengakhiri perang dengan Hizbullah sekarang.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
ABIR SULTAN / POOL / AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu: Israel Akan Melanjutkan 'Misi Suci' Dengan Hamas Setelah Gencatan Senjata dengan Hizbullah 

"Lebanon sebelumnya telah mendesak pasukan Israel untuk menarik diri secepat mungkin dalam periode gencatan senjata," kata para pejabat Lebanon kepada Reuters.

Sementara itu, sumber politik senior Lebanon menyebut, Lebanon sekarang mengharapkan pasukan Israel untuk mundur dalam waktu satu bulan pertama.

Seorang pejabat Lebanon mengatakan kepada Reuters, bahwa kesepakatan tersebut mencakup ketentuan yang menjaga atau melindungi hak-hak Lebanon dan Israel untuk mempertahankan diri.

3. Hizbullah mundur ke utara, tentara Lebanon dikerahkan

Para anggota Hizbullah akan meninggalkan posisi mereka di Lebanon selatan untuk bergerak ke utara Sungai Litani, yang membentang sekitar 30 kilometer di sebelah utara perbatasan dengan Israel.

"Penarikan diri mereka tidak akan diumumkan kepada publik," kata sumber politik senior Lebanon.

Dia mengatakan, fasilitas militer Hizbullah “akan dibongkar”, tetapi tidak segera jelas apakah kelompok itu akan membongkarnya sendiri atau oleh pihak lain.

Belum segera jelas juga apakah anggota Hizbullah akan membawa senjata saat mereka mundur atau tidak.

Sementara itu, seorang sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada Reuters, bahwa Militer Lebanon akan mengerahkan pasukan ke selatan Litani dan menempatkan sekitar 5.000 tentara di sana, termasuk di 33 pos di sepanjang perbatasan dengan Israel.

“Pengerahan pasukan adalah tantangan pertama, kemudian bagaimana menangani penduduk setempat yang ingin kembali ke rumah, mengingat adanya risiko persenjataan yang tidak meledak," kata sumber tersebut.

Lebih dari 1,2 juta orang telah mengungsi akibat serangan Israel di Lebanon, banyak dari mereka berasal dari Lebanon selatan.

"Hizbullah melihat kembalinya para pengungsi ke rumah mereka sebagai prioritas," ucap Anggota Parlemen Hizbullah Hassan Fadlallah kepada Reuters.

Puluhan ribu orang yang mengungsi dari Israel utara juga diperkirakan akan kembali ke rumah mereka.

4. Mekanisme pemantauan

Wakil Ketua Parlemen Lebanon, Elias Bou Saab, mengatakan bahwa salah satu hal yang menjadi perdebatan di hari-hari terakhir menjelang berakhirnya gencatan senjata Israel-Hizbullah adalah bagaimana gencatan senjata itu akan dipantau.

Menurut dia, mekanisme tripartit yang sudah ada sebelumnya antara pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan (UNIFIL), tentara Lebanon, dan tentara Israel akan diperluas dengan mengikutsertakan AS dan Perancis, dengan AS mengetuai kelompok tersebut.

"Israel akan diharapkan untuk menandai kemungkinan pelanggaran terhadap mekanisme pemantauan, dan Perancis serta AS bersama-sama akan menentukan apakah pelanggaran telah terjadi," kata seorang pejabat Israel dan seorang diplomat Barat kepada Reuters.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved