Konflik Suriah
Federasi Sepakbola Suriah Ganti Warna Seragam dan Logo Setelah Assad Digulingkan Pemberontak
"Perubahan bersejarah pertama yang terjadi dalam sejarah olahraga Suriah, jauh dari nepotisme, favoritisme, dan korupsi," pernyataan SFA.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
"Kemenangan ini, saudara-saudaraku, bersejarah bagi kawasan ini," kata Abu Mohammed Al Jolani, pemimpin kelompok HTS, dalam pidato di Damaskus, dikutip dari kantor berita AFP.
Warga bersorak di jalanan saat faksi pemberontak mengumumkan kaburnya Assad.
"Kami nyatakan kota Damaskus bebas," ucap mereka.
Suara tembakan perayaan pun terdengar bersamaan dengan teriakan, "Suriah milik kita dan bukan milik keluarga Assad".
Koresponden AFP melihat puluhan pria, wanita, dan anak-anak berkeliaran di rumah Assad yang modern dan luas.
Kamar-kamarnya sudah kosong.
"Saya tidak percaya mengalami momen ini," kata warga Damaskus, Amer Batha, sambil menangis ketika dihubungi AFP melalui telepon.
"Kami sudah lama menunggu hari ini."
Faksi pemberontak mengumumkan di Telegram, berakhirnya 50 tahun penindasan di bawah pemerintahan Partai Baath, dan 13 tahun kejahatan, tirani, serta pengungsian.
"(Ini) awal era baru bagi Suriah," lanjutnya.
Di seluruh negeri, orang-orang merobohkan patung Hafez Al Assad, ayah Bashar dan pendiri sistem pemerintahan represif yang diwarisinya.
Selama 50 tahun terakhir di Suriah, kecurigaan sekecil apa pun terhadap kebijakan pemerintah dapat membuat seseorang dipenjara atau terbunuh.
Selama penyerangan, para pemberontak membebaskan tahanan, termasuk di penjara Sednaya yang terkenal paling kejam di era Assad.
Penyelidik kejahatan perang PBB mendesak orang-orang yang mengambil alih kekuasaan di Suriah memastikan kekejaman rezim Assad tidak terulang.
Amnesty International menyebutnya kesempatan bersejarah bagi mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran di Suriah untuk diadili.
Federasi Sepakbola Suriah
SFA
seragam
sepak bola Suriah
Suriah
Sepakbola
Presiden Assad
Bashar Al-Assad
pemberontak
| Suriah Bersihkan Pejuang dari Kota Druze, Suwayda, Presiden Umumkan Gencatan Senjata |
|
|---|
| Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Tuduh Israel Inginkan Kekacauan dan Kehancuran |
|
|---|
| Suriah Tarik Pasukan dari Sweida, Israel Besumpah Bela Sekutu Druze |
|
|---|
| Suriah Bergolak Lagi, Israel Mengebom Suwayda di Suriah Selatan, Berdalih Lindungi Sekutu Druze |
|
|---|
| Israel Serang Pangkalan Militer Suriah Menewaskan Militan Bersenjata, Melukai Puluhan Sipil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Federasi-Sepakbola-Suriah-Ganti-Warna-Seragam-dan-Logo-Setelah-Assad-Digulingkan-Pemberontak.jpg)