Konflik Suriah
Talal Dakkak Pasukan Misi Khusus Assad Dibunuh Millitan Suriah, Jadikan Tawanan Makanan Singa
Diyakini bahwa Dakkak ditangkap oleh pemberontak Suriah beberapa jam sebelum mereka menyerbu ibu kota Damaskus pada akhir pekan lalu.
SERAMBINEWS.COM -Talal Dakkak, anggota Divisi Pasukan Misi Khusus ke-25 Assad yang dijuluki 'Pasukan Harimau' diduga telah dibunuh oleh milisi lokal di Hama.
Dugaan kematian pejuang kejam itu menyusul munculnya video di X yang memperlihatkan segala persiapan diduga dilakukan untuk membunuhnya.
Sopir taksi yang beralih menjadi petarung itu mencuri binatang dari kebun binatang pada tahun 2005, sebelum melatih singa itu untuk menjadi sahabat karibnya yang ditakuti.
Peristiwa ini terjadi saat pemberontak Suriah membakar makam ayah Bashar al-Assad, dikutip dari LBC.
Dakkak pernah ditakuti di seluruh Suriah, seorang tokoh yang dikenal karena pendekatannya yang kejam dalam pertempuran serta kepemilikannya atas singa.
Diyakini bahwa Dakkak ditangkap oleh pemberontak Suriah beberapa jam sebelum mereka menyerbu ibu kota Damaskus pada akhir pekan lalu.
Menurut Syrian Observer, selama masa terornya, pejuang 'Tiger Forces' itu dikatakan telah memberi makan tawanan kepada hewan peliharaan setianya.
Klaim tersebut muncul setelah beredarnya rekaman video viral tentang seekor singa yang muncul ke permukaan, yang menunjukkan hewan tersebut dengan kejam menerkam seekor kuda.
Pemimpin militan Abu Mohammed al-Jolani memberikan penjelasan dalam sebuah video pada hari Senin (9/12/2024).
"Tidak akan ragu untuk meminta pertanggungjawaban para penjahat, pembunuh, petugas keamanan dan militer yang terlibat dalam penyiksaan rakyat Suriah," ucapnya.
Kematian Dakkak belum diverifikasi secara resmi, dengan The Sun melaporkan pejuang itu tewas di depan kerumunan yang merayakan di Hama - kota yang direbut sesaat sebelum penggulingan Damaskus.
Baca juga: Mengungkap Kepentingan Turkiye dengan Tumbangnya Rezim Presiden Bashar Al-Assad di Suriah
Para militan, yang menggulingkan rezim brutal beberapa hari yang lalu, terlihat berada di sekitar peti mati yang terbakar setelah menyerbu kampung halaman keluarga Assad di Qardaha.
Dalam rekaman yang dibagikan secara daring, sorak-sorai dan perayaan terdengar saat peti jenazah dibakar, dan satu orang terlihat mengacungkan jari tengahnya ke arah peti jenazah.
Hal ini terjadi setelah kelompok pemberontak Hayat Tahrir al-Sham berkuasa di Suriah dan menggulingkan pemerintahan Assad.
Hayat Tahrir al-Sham (HTS) datang dari utara, merebut beberapa kota termasuk Aleppo dan Homs sebelum menguasai ibu kota Damaskus selama akhir pekan.
| Suriah Bersihkan Pejuang dari Kota Druze, Suwayda, Presiden Umumkan Gencatan Senjata |
|
|---|
| Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Tuduh Israel Inginkan Kekacauan dan Kehancuran |
|
|---|
| Suriah Tarik Pasukan dari Sweida, Israel Besumpah Bela Sekutu Druze |
|
|---|
| Suriah Bergolak Lagi, Israel Mengebom Suwayda di Suriah Selatan, Berdalih Lindungi Sekutu Druze |
|
|---|
| Israel Serang Pangkalan Militer Suriah Menewaskan Militan Bersenjata, Melukai Puluhan Sipil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Talal-Dakkak-adalah-anggota-Divisi-Pasukan-Misi-Khusus-ke-25-Assad.jpg)