Konflik Suriah
Rusia Angkat Kaki dari Suriah, Tentara Kemasi Peralatan Militer, Peluncur Roket S-400 Menghilang
Jatuhnya rezim Assad membawa ketidakpastian baru bagi jejak militer Rusia di Hmeimim dan Tartus di Suriah.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Rusia Angkat Kaki dari Suriah, Tentara Kemasi Peralatan Militer, Peluncur Roket S-400 Menghilang
SERAMBINEWS.COM – Rusia terlihat sudah mengemasi Sebagian besar peralatan militernya di Pangkalan Udara Hmeimim dalam beberapa hari terakhir.
Citra satelit menujukkan Rusia telah memindahkan peralatan militer keluar dari pangkalan udara strategis di Suriah.
Gambar-gambar yang diambil oleh BlackSky dan diperoleh oleh Business Insider menunjukkan aktivitas baru di Pangkalan Udara Hmeimim selama beberapa hari terakhir.
Gambar itu menunjukkan bahwa Rusia sedang mengurangi jejak militernya di Suriah menyusul runtuhnya rezim Assad.
Seorang analis intelijen yang memahami citra satelit mengidentifikasi empat pesawat kargo strategis Il-76 Rusia dan sebuah jet regional Yak-40 yang diparkir di jalur penerbangan timur di Hmeimim pada Minggu (15/12/2024).
Empat peluncur rudal permukaan-ke-udara S-400 dapat dilihat di ujung selatan apron.
Sebuah gambar yang diambil pada Selasa (17/12/2024) menunjukkan bahwa sebagian besar peralatan berat, termasuk tiga peluncur S-400, kini hilang dari pangkalan tersebut.
Salah satu pesawat AN-32 juga hilang, sementara satu pesawat angkut berat AN-124 masih ada.
Pesawat dan peralatan yang terlihat dalam gambar pada Minggu dan Selasa sedikit berbeda dari apa yang terlihat dalam citra satelit minggu lalu.
Analis tersebut mengatakan tiga pesawat Il-76, tiga An-32, satu Yak-40, dan dua peluncur S-400 terlihat di pangkalan tersebut pada hari Jumat.
Dua pesawat An-124, yang satu sedang membawa kargo, juga terlihat di sana.
Perkembangan terkini di Pangkalan Hmeimim tampaknya menyoroti peningkatan signifikan dalam aktivitas di pangkalan itu dibandingkan dengan seminggu yang lalu, hanya dua hari setelah pasukan pemberontak merebut Damaskus dan menggulingkan diktator lama Suriah, Bashar Assad.
Jatuhnya rezim tersebut membawa ketidakpastian baru bagi jejak militer Rusia di Hmeimim dan Tartus, fasilitas angkatan laut terdekat di Laut Mediterania yang telah dikosongkan dari kapal perang .
Meskipun ada bukti Rusia menarik beberapa asetnya dari Suriah, masih belum jelas saat ini sejauh mana penarikan itu akan dilakukan dan apakah penarikan itu bersifat permanen atau sementara.
| Suriah Bersihkan Pejuang dari Kota Druze, Suwayda, Presiden Umumkan Gencatan Senjata |
|
|---|
| Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Tuduh Israel Inginkan Kekacauan dan Kehancuran |
|
|---|
| Suriah Tarik Pasukan dari Sweida, Israel Besumpah Bela Sekutu Druze |
|
|---|
| Suriah Bergolak Lagi, Israel Mengebom Suwayda di Suriah Selatan, Berdalih Lindungi Sekutu Druze |
|
|---|
| Israel Serang Pangkalan Militer Suriah Menewaskan Militan Bersenjata, Melukai Puluhan Sipil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Gambaran-Pangkalan-Udara-Hmeimim-pada-tanggal-15-Desember.jpg)