Kamis, 7 Mei 2026

Warga Rukoh Keluhkan Maraknya Kios Liar, Minta Pemko Banda Aceh Lakukan Penertiban

Kios-kios tersebut dibangun di atas parit sepanjang Jalan Utama Rukoh, yang berbatasan langsung dengan pagar kampus Universitas Syiah Kuala (USK).

Tayang:
Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Kios liar berjejer di atas parit, sepanjang Jalan Utama Rukoh, berbatasan langsung dengan pagar kampus Universitas Syiah Kuala (USK). Warga meminta Pemko bisa menertibkan kios-kios liar tersebut. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH –  Warga Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, mengeluhkan keberadaan kios-kios liar yang semakin marak. 

Kios-kios tersebut dibangun di atas parit sepanjang Jalan Utama Rukoh, yang berbatasan langsung dengan pagar kampus Universitas Syiah Kuala (USK).

Menurut warga, keberadaan kios-kios liar ini telah membuat suasana desa menjadi jorok, kumuh dan semrawut. 

Apalagi sebagian besar dibangun secara serampangan dan bahan seadaanya. 

Selain itu juga rawan terjadi kecelakaan, karena banyak penghuninya yang membiarkan anak-anak mereka bermain di pinggir jalan tersebut.

“Penghuni kios-kios itu saya tidak kenal, yang pasti mereka bukan warga Rukoh,” kata warga setempat, Aulia.

“Mereka hanya berjualan di desa kami, dan kabarnya juga tidak pernah melapor ke desa,” tambahnya.

Baca juga: VIDEO Tok! KIP Tetapkan Illiza-Afdhal Paslon Wali Kota Banda Aceh Terpilih 2025-2030

Baca juga: KIP Tetapkan Mualem-Dek Fadh sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih

Aulia mengaku, sebenarnya bukan ingin melarang orang lain berjualan. Tetapi sebaiknya berjualan di tempat seharusnya, dan juga melapor ke desa.

Hal ini penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Gampong Rukoh.

“Jangan sekedar cari uang saja di desa kami, tetapi berkontribusi gak mau,”

“Malah saya dengar, sebagian mereka kalau mau mandi dan buang air besar itu pergi ke meunasah desa kami,” ungkapnya.

Menurut warga Rukoh lainnya, masalah kios liar ini sebenarnya bukan persoalan baru. 

Beberapa tahun lalu juga sempat muncul wacana untuk menggusur kios-kios tersebut.

“Tapi sampai sekarang belum juga digusur, kami tida tahu apa sebabnya,”

“Dengan pak keuchik, sudah berkali-kali pernah kami sampaikan masalah ini,” timpal warga tersebut.

Baca juga: Lhokseumawe akan Segera Miliki Air PDAM Bisa Langsung Diminum, Agustus 2025 Diluncurkan

Baca juga: Sempat Kejar-kejaran, Polisi Tangkap Dua Pria di Lhokseumawe Bersama Sabu 1 Kg

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved