Kesehatan

Benarkah Air Tebu Akan Menjadi Racun Jika Lebih Dari 15 Menit Usai Diperas? Ini Kata Ahli Gizi

Narasi video itu menyebutkan, air tebu hanya mampu bertahan setelah 15 menit saja selepas diperas dengan mesin.

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
KOMPAS.COM
Ilutrasi air tebu - Benarkah Air Tebu Akan Menjadi Racun Jika Lebih Dari 15 Menit Usai Diperas? Ini Kata Ahli Gizi 

SERAMBINEWS.COM - Tebu merupakan salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Batang dari tanaman jenis rumput-rumputan ini digunakan sebagai bahan baku gula.

Selain dijadikan sebagai bahan baku untuk membuat gula, tanaman dengan nama latih Saccharum officinarum ini juga kerap diambil sarinya untuk dijadikan minuman.

Minuman dari sari tebu juga menjadi salah satu jenis minuman favorit, khususnya di Indonesia.

Rasanya yang manis dan melegakan dahaga membuat banyak orang menyukainya.

Selain itu, minuman ini juga mudah dijumpai dan dijajakan di pinggir jalan atau pasar.

Proses membuat minuman dari sari tebu juga sangat gampang.

Cukup diperas batangnya dengan menggunakan alat manual yang dibuat dari kayu atau mesi peras khusus tebu.

Air hasil perasan tebu ini kemudian disaring untuk menghilangkan sisa ampas dari batangnya.

Kemudian air tebu bisa dinikmati langsung atau ditambahkan es.

Baca juga: Zaidul Akbar Rekomendasikan Air Kelapa Campur Air Tebu, Kaya Mineral dan Bermanfaat untuk Kesehatan

Meski terlihat segar, ada anggapan yang beredar, bahwa air tebu tidak boleh didiamkan terlalu lama.

Jika tidak langsung dikonsumsi setelah diperas, air tebu tersebut akan menjadi racun.

Hal ini seperti disebutkan dalam sebuah unggahan disertai video yang dimuat oleh akun Instagram @Ru***** pada Selasa (7/1/2025).

Diberitakan Kompas.com, Kamis (9/1/2025), unggahan di media sosial itu menyebut, air atau sari tebu bisa menjadi racun 15 menit setelah diperas.

Dalam video yang beredar, tampak sari tebu yang diambil langsung dari batang tebunya dengan cara diperas oleh mesin.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved