WN Ukraina Dirampok di Bali, Korban Disiksa agar Transfer Kripto Rp 3,4 Miliar, 1 Pelaku Ditangkap
Di tengah perjalanan, mobil mereka tiba-tiba diadang oleh dua unit mobil Alphard dari arah depan dan belakang.
Setibanya di vila, para pelaku mengambil secara paksa ponsel korban.
Mereka lalu memukul korban agar bersedia mentransfer aset uang kripto ke dua akun yang diduga milik pelaku.
"Para pelaku memaksa pelapor untuk memberikan akun Binance pelapor untuk diambil secara paksa aset kripto senilai 214.429,13808500 dollar Amerika Serikat, atau sebesar Rp 3.496.790.194," kata dia.
Selain kehilangan aset kripto, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya, yakni di telinga kanan, pergelangan tangan kanan dan kiri, kepala bagian belakang, serta pinggang sebelah kanan.
Atas kejadian tersebut, korban langsung membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali untuk diproses secara hukum.
Baca juga: Trump Bersikeras Yordania dan Mesir akan Terima Warga Palestina dari Gaza
Baca juga: Polres Aceh Singkil Ringkus Seorang Pria Pencuri Sepmor
Baca juga: Kepala Daerah Batal Dilantik pada 6 Februari 2025, Mendagri Tito: Tunggu Putusan Dismissal MK
| Anak 11 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan, Buruh Harian di Aceh Barat Diamankan Polisi |
|
|---|
| Militan Ledakkan Bom Mobil dan Serang Pos Polisi di Pakistan, 12 Petugas Tewas |
|
|---|
| Sosok Brigadir Arya Supena, Polisi Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Pantang Takut Lawan Kejahatan |
|
|---|
| VIDEO Rusia Disebut Tawarkan Ribuan Drone Serat Optik ke Iran Untuk Serang AS |
|
|---|
| Fakta Brigadir Arya Supena, Polisi di Bandar Lampung Tewas Ditembak Begal, Polda Bentuk Tim Khusus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KA-30-warga-negara-Rusia-terduga-pelaku-perampokan-WN-Ukraina-di-Bali.jpg)