Berita Kutaraja

Lima Hari Operasi Keselamatan Seulawah 2025 Berjalan, Polisi Sudah Tegur 2.977 Pelanggar Lalu Lintas

Kennedy menyebut, para pengguna jalan yang diberi teguran didominasi oleh pengendara yang tidak memakai helm dan berkendara melawan arah. 

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Ditlantas Polda Aceh
PAKAIKAN HELM - Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy memakaikan helm ke pelanggar lalu lintas yang tidak memakai helm, Sabtu (15/2/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh mencatat telah memberikan teguran sebanyak 2.977 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas selama lima hari berlangsungnya Operasi Keselamatan Seulawah 2025

Kepala Bagian Pembinaan dan Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh, AKBP Hendry Ferdinand Kennedy mengatakan, dalam operasi Harkamtibmas bidang lalu lintas ini pihaknya mengedepankan kegiatan yang preemtif dan preventif.

“Operasi Keselamatan Seulawah 2025 ini berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 10 hingga 24 Februari 2025. Selama operasi berlangsung, sebanyak 2.977 pelanggar lalu lintas diberi teguran oleh petugas,” kata Kennedy, Sabtu (15/2/2025). 

Kennedy menyebut, para pengguna jalan yang diberi teguran didominasi oleh pengendara yang tidak memakai helm dan berkendara melawan arah. 

Selain itu, kata Kennedy, selama berlangsungnya Operasi Keselamatan Seulawah ini, pihaknya juga mencatat sebanyak 13 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak dua orang.

“Penyebab kecelakaannya mayoritas disebabkan karena menyalib kendaraan,” beber dia. 

“Jadi dia berada di belakang kendaraan mungkin tidak sabar, saat menyalip tiba-tiba ada kendaraan lain dari arah berlawanan,” terang Kennedy. 

“13 kasus ini masih merata, masing-masing Polres rata-rata satu kasus,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan, selain memberi teguran kepada pelanggar lalu lintas, dalam operasi tersebut pihaknya juga melakukan uji alkohol dan narkoba kepada para sopir angkutan umum. 

“Karena beberapa kejadian kecelakaan di wilayah Aceh ini, ternyata drivernya berada di bawah pengaruh narkoba, sehingga cukup berbahaya untuk berkendara,” ungkapnya. 

Sebelumnya, Kapolda Aceh, Irjen Pol Achmad Kartiko menjelaskan, bahwa Operasi Keselamatan Seulawah 2025 digelar dalam rangka pengamanan menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.

Kapolda mengungkapkan, seiring dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1446 H beberapa waktu ke depan, mobilitas masyarakat diperkirakan akan meningkat secara signifikan, terutama di pusat perbelanjaan, dan tempat ibadah. 

Kemudian, adanya tradisi meugang yang khas di Provinsi Aceh serta munculnya penjual takjil dadakan akan turut berkontribusi terhadap meningkatnya aktivitas di berbagai titik keramaian.

“Peningkatan aktivitas ini berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, meningkatkan risiko kecelakaan, serta mendorong terjadinya pelanggaran yang bisa membahayakan keselamatan masyarakat,” ucapnya.(*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved