Sabtu, 25 April 2026

Kupi Beungoh

Orang Beriman Itu: Bersegera Memenuhi Panggilan Shalat

Jika azan sedang berkumandang, gerak langkah itu kita lihat semakin cepat, bahkan ada yang berlari-lari kecil agar tidak terlambat. 

Editor: Amirullah
For Serambinews.com
Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag, Dosen UIN Ar Raniry Banda Aceh 

Tentunya butuh kerjasama dengan pemerintah dalam mengkonkritkan kurikulum yang akan dilaksanakan oleh guru di sekolah-sekolah.  Perlu hadir pemerintah dalam menertibkan kafe dan warkop yang dapat merusak generasi Islam dengan melibatkan berbagai pihak, berbarengan dengan usaha penyadaran dan upaya hukum dalam bentuk sanksi yang baik dan mendidik. 

Makna Iman 

Secara bahasa, "iman" berarti membenarkan  (tashdiq), sementara menurut istilah adalah ”mengucapkan dengan lisan, membenarkan dalam hati dan mengamalkan dalam perbuatannya”. 

Apa yang dibenarkan? Membenarkan Allah sebagai Rabb, Tuhan, pencipta, Tuan dan menjadikan Allah sebagai "Ilah" dalam hidup. "Ilah" itu adalah segala sesuatu yang menguasai hati, pikiran, lisan dan akhlak (prilaku) seorang muslim. Sebagaimana Allah sebutkan dalam Al-Qur'an surat Al-An'am berikut ini: 

قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ 

"Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup, dan matiku hanya untuk Tuhan Semesta Alam." (QS. Al-An'am ayat 162) 

Ciri-Ciri Orang Beriman 

Dalam banyak ayat Al-Qur'an Allah sebutkan ciri-ciri orang beriman, antara lain;

Pertama, Jika disebut nama Allah bergetar hatinya, bertambah imannya, bersegera mengikuti perintahnya.

 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka ( karenanya ) dan kepada tuhanlah mereka bertawakkal. Yaitu orang-orang yang mendirikan shalat, menafkahkan dari rizki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman yang sebenar-benarnya, iman yang haq. Bagi mereka derajat disisi Tuhan mereka, ampunan serta rizki yang mulia.” (QS. Al- Anfal: 2-4). 

Kedua, Mereka Yang Rajin beribadah.

"Mereka...yang beribadat..." (QS. At- Taubah: 112) 

Ketiga, Mereka Yang Bertaubat.

"Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat..." (QS. At- Taubah: 112) 

Keempat, Mereka Yang Memuji Rabbnya, 

"...yang memuji..." QS. At- Taubah: 112) 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved