Citizen Reporter
Asyiknya Ikut Parliamentary Debate World Conference and Competition di Jepang
Saya bangga bisa mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi "Parliamentary Debate World Conference and Competition (PDWC) 2025" yang diselenggarakan ole
Di Tokyo, kami mengeksplorasi Harajuku, khususnya Takeshita Street, membeli suvenir, dan mencicipi makanan jalanan Jepang.
Malam harinya, kami menghadiri "Sayonara Dinner" di mana saya mengenakan kebaya formal biru dan rok batik yang menarik perhatian banyak peserta lainnya.
Acara makan malam ini juga dihadiri oleh President WakuPro Foundation, Ibu Kazoku. Beliau menyampaikan pesan inspiratif untuk membina persahabatan, memahami budaya yang berbeda, dan menjadi duta perdamaian dunia.
Lalu, tim kami mendapat penghargaan "Cultural Ambassador" karena kami mampu mempromosikan budaya Indonesia dengan bangga di tingkat internasional serta senantiasa senang untuk mempelajari budaya Jepang dan budaya asing lainnya di sana.
Hari terakhir, diisi dengan perpisahan yang emosional. Saya memeluk teman-teman baru sebelum pulang kembali ke Indonesia. Meski sedih, tapi menjadi pengalaman berharga seumur hidup.
Apresiasi kepala sekolah
Bapak Muhibbul Khibri MPd selaku Kepala SMAN 3 Banda Aceh sangat mengapresiasi prestasi tiga orang anak didiknya yang mampu mengukir prestasi di tingkat internasional.
Debat ini bukan hanya sebatas lancar berbahasa Inggris semata, karena banyak siswa di Indonesia tak terkecuali di Aceh mahir berbahasa Inggris.
Namun, menguasai materi debat dibutuhkan wawasan yang mumpuni. Prestasi level dunia ini menjadi motivasi besar bagi peserta didik bahwa putra-putri Aceh mampu bersaing di tingkat internasional, bahkan mampu membawa pulang medali.
Citizen Reporter
Penulis Citizen Reporter
Penulis CR
Jepang
Asyiknya Ikut Parliamentary Debate World Conferenc
Parliamentary Debate World Conference and Competit
WakuPro Foundation
RAISA AT THAHIRAH
| Di Bawah Langit Sanliurfa: Ketika Api Menjadi Dingin dan Iman Menjadi Nyata |
|
|---|
| Aceh Darussalam Aman: Dompet Hilang, Dikembalikan Utuh |
|
|---|
| Akademisi UIN Ar-Raniry Soroti Pentingnya Etika dan Kompetensi dalam Komunikasi Islam |
|
|---|
| Dari Sopir Truk Menjadi Pengusaha: Raja Khatami Berbagi Waktu untuk Bisnis Sambil Kuliah di UNIKI |
|
|---|
| Student Exchange Ke Brunei: Melihat Langsung Negara yang Religius, Tertib, dan Lestarikan Hutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/RAISA-AT-THAHIRAH-2025.jpg)