Ramadhan 2025

Tetap Bugar Saat Puasa Ramadhan 2025! Begini Strategi Olahraga yang Aman dan Efektif

Tahukah Anda bahwa dengan strategi yang tepat, olahraga justru bisa menjadi kunci untuk menjaga kesehatan dan kebugaran selama Ramadan?

Penulis: Gina Zahrina | Editor: Muhammad Hadi
Dok Soompi
SEORANG LAKI-LAKI SEDANG BEROLAHRAGA - Ilustrasi (Arsip) - Hwang Minhyuk dalam drama Study Group memperlihatkan Yoon Ga Min tengah berlatih kebugaran. Olahraga saat puasa tidak hanya membantu tubuh tetap fit, tetapi juga meningkatkan daya tahan, menjaga massa otot, dan bahkan memperbaiki metabolisme./ DOK Soompi 

SERAMBINEWS.COM - Puasa Ramadan telah dimulai sejak (1/3/2025), dan tantangan pun muncul: bagaimana tetap bugar tanpa mengorbankan banyak energi?

Banyak yang ragu untuk berolahraga saat puasa, takut lemas atau dehidrasi.

Padahal, jika dilakukan dengan strategi yang tepat, olahraga bisa menjadi senjata ampuh untuk menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, bahkan membantu menjaga kebugaran selama Ramadan.  

Selain menjadi waktu untuk memperkuat spiritualitas, Ramadan juga membawa perubahan besar dalam pola makan, tidur, dan aktivitas fisik.

Namun, tahukah Anda bahwa dengan strategi yang tepat, olahraga justru bisa menjadi kunci untuk menjaga kesehatan dan kebugaran selama Ramadan?

Dengan pola yang terencana, olahraga saat puasa tidak hanya membantu tubuh tetap fit, tetapi juga meningkatkan daya tahan, menjaga massa otot, dan bahkan memperbaiki metabolisme.

Baca juga: Bagaimana Hukum Mengorek Telinga dan Menggunjing Orang Lain Saat Puasa? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ini bukan soal seberapa keras Anda berlatih, melainkan bagaimana menyesuaikan latihan dengan kondisi tubuh yang sedang berpuasa.

Berikut Running Coach sekaligus Personal Trainer, Budiyanto Januar, membagikan beberapa strategi penting agar olahraga saat puasa tetap aman, efektif, dan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan Anda yang dikutip dari Kompas pada (2/3/2025).

 1. Hidrasi Optimal untuk Menjaga Performa

Dehidrasi adalah musuh utama saat berpuasa. Dengan waktu minum yang terbatas, penting untuk mengatur asupan cairan dengan metode 2-4-2.

Yaitu dua gelas saat sahur, empat gelas antara berbuka dan sebelum tidur, serta dua gelas sebelum tidur.

Pola ini membantu tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari. Selain itu, minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebih sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil, yang menyebabkan cairan tubuh cepat berkurang.

Tak hanya air putih, konsumsi buah-buahan yang kaya akan kandungan air seperti semangka dan mentimun juga bisa menjadi cara tambahan untuk menjaga hidrasi tubuh.

Baca juga: Berikut, 10 Amalan Saat Puasa Ramadhan yang Dianjurkan Rasulullah SAW, dari Sahur hingga Berbuka

2. Olahraga dengan Tujuan yang Jelas

Olahraga selama Ramadan sebaiknya disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai.

Jika tujuannya hanya untuk menjaga kebugaran, maka latihan ringan seperti jalan santai, yoga, atau stretching bisa menjadi pilihan yang tepat.

Sedangkan bagi mereka yang ingin mempertahankan massa otot, latihan kekuatan dengan beban ringan setelah berbuka lebih disarankan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved