Konflik Suriah
Dua Hari Bentrokan dan Pembunuhan Balas Dendam di Suriah, Lebih dari 600 Orang Tewas
Pertempuran yang terjadi sejak Kamis (6/3/2025) menandai eskalasi serius terhadap pemerintahan baru di Damaskus.
Nasser pun meminta komunitas internasional untuk memberikan perlindungan bagi warga Alawite yang menjadi sasaran pembalasan.
Sejak pemerintahan baru berkuasa, banyak warga Alawite kehilangan pekerjaan. Beberapa mantan tentara yang telah berdamai dengan otoritas baru juga dilaporkan dibunuh.
Baca juga: Pemko Banda Aceh Upayakan Ijazah Dayah Tradisional Diakui, Ambil Program Pendidikan Muadalah
Baca juga: Mapolsek Medan Helvetia Terbakar, Hanguskan Ruang Intelkam, Diduga Ini Penyebabnya
Baca juga: Penyelundup Senjata Api dan Amunisi untuk KKB Ditangkap, Pelaku Mantan Anggota TNI
| Suriah Bersihkan Pejuang dari Kota Druze, Suwayda, Presiden Umumkan Gencatan Senjata |
|
|---|
| Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Tuduh Israel Inginkan Kekacauan dan Kehancuran |
|
|---|
| Suriah Tarik Pasukan dari Sweida, Israel Besumpah Bela Sekutu Druze |
|
|---|
| Suriah Bergolak Lagi, Israel Mengebom Suwayda di Suriah Selatan, Berdalih Lindungi Sekutu Druze |
|
|---|
| Israel Serang Pangkalan Militer Suriah Menewaskan Militan Bersenjata, Melukai Puluhan Sipil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/arga-desa-laki-laki-berdoa-selama-pemakaman-empat-anggota-pasukan-keamanan-Suriah.jpg)