Jurnalisme Warga
Jejak Abu Razak
Dia menjadi Ketua Harian KONI Aceh selama dua periode. Bersama Muzakir Manaf yang kini menjadi Gubernur Aceh, Abu Razak membawa harum nama Aceh
Editor:
mufti
Kiprah militernya di GAM, ia pernah dipercaya sebagai juru bicara, Komandan Operasi GAM Komando Pusat di Tiro, hingga Wakil Panglima GAM. Lalu, menjadi panglima GAM Wilayah Pidie. Ia menjadi orang kedua setelah panglima tertinggi.
Usai bersengketa, GAM dan Pemerintah Indonesia berdamai di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005. Ia kehilangan semua anggota keluarganya ketika musibah tsunami melanda Aceh. Lalu ia memulai hidup baru. Bersama keluarga baru, istri tercintanya Rita Satria Syarbaini (37), sudah dikaruniai putra-putri; Naila Safira (18) dan Muntazar (16). Keduanya siswa SMA Modal Bangsa. Selamat Jalan Abu.(*)
Berita Terkait: #Jurnalisme Warga
| Jembatan Awe Geutah, si Kecil yang Tangguh |
|
|---|
| Langkahan Pascabanjir: Kesaksian dari Tanah yang Dihantam Bah dan Kayu |
|
|---|
| TKA Aceh di Peringkat 31: Apa yang Salah dengan Pendidikan Kita? |
|
|---|
| Kokurikuler sebagai Jalan Menuju Sekolah Aman Bencana di SMAN 1 Matangkuli |
|
|---|
| Pendidikan Aceh: Sinergi dan Optimis Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Munawardi-Ismail-Jurnalis-Senior.jpg)