Sabtu, 18 April 2026

Antisipasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran, Hindari Makanan Berat Sebelum Berangkat

"Hindari merokok dan makan makanan berat sebelum berangkat karena hal tersebut bisa memperburuk gejala mabuk perjalanan,"

Editor: Nurul Hayati
Hello Sehat
ILUTSRASI - Mabuk Perjalanan 

"Hindari merokok dan makan makanan berat sebelum berangkat karena hal tersebut bisa memperburuk gejala mabuk perjalanan,"

SERAMBINEWS.COM - Mabuk perjalanan atau motion sickness terjadi ketika ada ketidaksinkronan antara rangsangan visual dari mata dan keseimbangan pada telinga.

Hal itu kemudian menyebabkan gejala mabuk perjalanan, meliputi pusing, mual, dan muntah.

Gejala lainnya yang bisa muncul, termasuk berkeringat dingin, napas cepat, air liur berlebihan, serta perasaan tidak nyaman atau tidak seimban.

Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja, tetapi ada beberapa kelompok yang lebih rentan, seperti wanita, anak-anak usia 2 hingga 12 tahun, serta penderita vertigo atau migrain.

Faktor hormonal, seperti menstruasi atau kehamilan, juga dapat meningkatkan risiko mabuk perjalanan.

Ilustrasi mudik dengan mobil pribadi (kompasiana.com)
Ilustrasi mudik dengan mobil pribadi (kompasiana.com) (kompasiana.com)

Baca juga: Ditinggal Mudik ART, Srawendah Pilih Kerjakan Pekerjan Rumah Sendiri

Faktor psikologis, seperti kecemasan atau ketakutan terhadap perjalanan, juga dapat memperburuk gejala.

Dengan mengikuti saran dari Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr Citra Ariani, SpKP, MBiomed,diharapkan perjalanan mudik Anda dapat lebih nyaman dan aman.

Mabuk perjalanan bagi sebagian orang menjadi momok untuk mudik Lebaran.

Dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr Citra Ariani, SpKP, MBiomed, membagikan beberapa tips untuk mencegah mabuk perjalanan.

Melansir portal IPB University pada Senin (24/3/2025), Citra mengatakan bahwa salah satu cara mencegah mabuk perjalanan adalah dengan memilih tempat duduk yang tepat.

“Untuk perjalanan dengan kendaraan pribadi atau bus, duduk dekat jendela atau di kursi depan mobil dapat membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan," kata Citra.

"Untuk perjalanan udara, tempat duduk di dekat sayap pesawat lebih disarankan.” lanjutnya.

 Menurutnya, mengemudi kendaraan sendiri adalah sebuah keuntungan, karena hal ini dapat mengurangi risiko mabuk perjalanan dibandingkan dengan menjadi penumpang.

“Saat Anda harus menjadi penumpang, usahakan agar dapat melihat ke horizon, cukup tidur sebelum berangkat, dan menjaga hidrasi tubuh dengan banyak minum air putih,” ujarnya.

Baca juga: Ditinggal Mudik ART, Sarwendah Pilih Boyong Anak-anak Liburan ke Bali

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved