Kupi Beungoh

Syawal Bulan Menjalin Silaturahmi

Tradisi Halal bi Halal ini menumbuhkan semangat persaudaraan dan menghapuskan kesalahpahaman yang mungkin terjadi selama setahun sebelumnya.

Editor: Agus Ramadhan
FOR SERAMBINEWS.COM
Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Provinsi Aceh, Dr Mukhsinuddin MM 

*) Oleh : Dr. Mukhsinuddin, S.Ag, MM

SAAT ini kita berada dalam bulan Syawal 1446 H, sebagai tanda kita telah merayakan Idul Fitri dengan sebuah kemenangan yang indah dan bahagia bagi seluruh umat muslim.

Perayaan Idul Fitri tahun1446 Hijriah /2025 Miladiyah dengan kebersamaan di seluruh Nusantara ini.

Idul Fitri atau Syawal menjadi momen penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bagi sesama kita.

Setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa, umat Islam merayakan kemenangannya dengan saling bermaaf-maafan.

Tradisi Halal bi Halal ini menumbuhkan semangat persaudaraan dan menghapuskan kesalahpahaman yang mungkin terjadi selama setahun sebelumnya.

Dengan ditandai takbir diseluruh penjuru Nusantara ini, bearti telah datang  datang 1 Syawal 1446 H.

Perayaan ini penuh dengan kidmat  dimana  pada pagi hari  Idul Fitri umat Islam akan melakukan sholat Ied.

Di saat yang bersamaan umat Islam akan saling mengucapkan selamat Idul Fitri  “Taqabbalallahu minkum waminna Taqabbal ya Karim”  artinya terimalah semua ibadah kami selama sebulan penuh ya Allah. 

Kemudian dengan berjabat tangan dan pelukan formal sebagai berbagi kebahagian dan saling memaafkan kesalahan yang telah lalu.

Tidak berhenti di situ, di rumah-rumah juga akan disediakan hidangan-hidangan manis serta hadiah-hadiah yang kerap diberikan kepada anak-anak dan mereka yang membutuhkan.

Inilah sebuah budaya yang  telah dilakukan semenjak dulu  oleh umat islam di Nusantara ini.

Umat Islam pada hari Fitri akan saling bermaaf-maafan. Tradisi-tradisi ini akan bervariasi dari tiap-tiap negara.

Di banyak negara dengan populasi Muslim yang besar, hari raya Idul Fitri akan menjadi hari libur nasional.

Sekolah-sekolah dan perkantoran akan diliburkan sehingga pada hari raya umat Islam dapat berkumpul dengan keluarga, sanak saudara, teman-teman, dan tetangga sekitar tempat tinggal.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved